. Dahlan: Mengingat dan Menimbang Dikhawatirkan Makin Banyak Peserta yang Pingsan !

TANJAB BARAT, RBO – Pasca viralnya postingan status salah satu netizen yang meluapkan kecewaannya di platform media sosial facebook, terhadap pihak panitia yang dikiranya tidak mengizinkan peserta pawai melakukan atraksi dihadapan bupati.

Ternyata, dipercepatnnya pawai tersebut lantaran adanya peserta yang pingsan akibat kelelahan dan beberapa dari peserta ada yang meminta panitia untuk segera mempercepat acara pawai.

“Peserta pawai banyak meminta kepada panitia pelaksana, meminta pawai di percepat. Maka, inisiatif panitia berembuk sama pihak yang terlibat dalam pawai tersebut dengan membatasi untuk tidak ada atraksi dalam pawai itu.” Ungkap Sekda

“Karena, mengingat dan menimbang dikhawatirkan makin banyak peserta yang pinsan. Tidak ada unsur lainya hanya semata menjaga kondisi kesehatan peserta pawai.” Timpal PJ sekda saat di konfirmasi melalui via telepon, Minggu (18/8/2024) sore.

Lanjut Kadis” apalagi yang mengikuti peserta pawai banyak anak-anak, jadi kita juga memperhatikan kondisi dan situasi tersebut.” Pungkasnya.

Kabid kebudayaan dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Abdul Latif menyampaikan permohonan maaf atas ketidak kepuasan dari beberapa orang tua wali murid siswa yang mengikuti pawai HUT RI ke-79 yang dilaksanakan Diknas Tanjab Barat

Hal tersebut merujuk beredarnya video postingan dari salah seorang orang tua murid yang merasa tidak puas, karena merasa kurang lama tampil di depan Bupati saat parade berlangsung.

“Saya sudah klarifikasi dengan pembawa acara karena kami bertugas di Garis Star, untuk digaris start kita sudah beritahukan kepada seluruh peserta pawai bahwa atraksi itu tidak boleh lama-lama, mungkin yang SD 73 tadi kurang puas dengan atraksi yang ia lakukan tapi sebenarnya mereka tadi atraksi juga sedikit karena memang Hari panas betul tadi, sementara di belakang masih ada Barisan banyak,” ungkapnya, Minggu (18/08/24).

Sebenarnya dirinya sudah mengapresiasi kepada panitia dilapangan kegiatan pawai ini berjalan lancar, tidak macet sehingga selesai sekitar pukul 14.00 WIB.

Namun Dengan adanya kejadian seperti itu pihaknya pun mempertanyakan kepada pembawa acara Kenapa timbul masalah seperti ini. Pembawa acara mengatakan demi keamanan dan keselamatan karena ada perintah dari pihak keamanan agar acara dipercepat.

“Atraksi itu ada cuman kalau atraksi sesuai dengan dia latihan kan nggak mungkin karena tadi waktu setengah hari sementara tahun ini kelompok yang mengikuti pawai ada 107 kelompok,” bebernya.

Dengan adanya kejadian seperti ini pihaknya pun mengaku mungkin ada oknum tertentu yang tidak senang dan menggoreng masalah ini hingga dibesar-besarkan.

“Kami tidak pernah menyuruh panitia untuk membatasi orang atraksi di depan Bupati mungkin dikarenakan mengingat cuaca panas untuk keselamatan kita semua makanya tadi agak dipercepat karena takutnya anak-anak risau karena mereka dari jam 07.00 mereka sudah baris di alun-alun,” jelasnya.

Dengan segala kerendahan hati dirinya pun meminta maaf atas kejadian yang tidak mengenakkan kepada peserta pawai. Pihaknya sudah kerja semaksimal mungkin mempersiapkan acara. Mulai dari malam sampai tadi siang.

“Kedepannya ini juga menjadi evaluasi bagi kami supaya kami juga tetap koordinasi dengan pihak-pihak yang punya kepentingan dalam acara ini, Walaupun ada emak-emak yang tidak puas bisalah kita ngobrol-ngobrol di kantor supaya bisa melimpahkan kekesalannya kepada kami kami siap salah lah, ” demikian katanya. (YUs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *