Satu Rumah di Ciater Ludes Terbakar diduga Korsleting Listrik

0 0
Read Time:2 Minute, 0 Second

SUBANG, RBO – Sebuah rumah milik warga di Kampung Ciater RT 07 RW 02, Desa Ciater, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Kamis pagi, (11/06/2026).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, meski kerugian material diperkirakan cukup besar karena bangunan rumah hangus terbakar.

Sementara, anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Subang, Indra, mengatakan berdasarkan laporan yang diterima dari petugas di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh sambungan arus listrik atau korsleting listrik yang terjadi di rumah korban.

“Berdasarkan laporan sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari sambungan arus listrik. Api kemudian dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan rumah milik Ibu Riska (50), warga Kampung Ciater,” ujarnya.

Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Masyarakat bersama aparat setempat berupaya membantu proses penanganan sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran dan tim penanggulangan bencana.

Mendapat laporan kejadian, sejumlah unsur langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Tim dari BPBD Kabupaten Subang diterjunkan ke lokasi guna membantu proses penanganan dan asesmen dampak kejadian.

Selain BPBD, penanganan kebakaran juga melibatkan berbagai unsur lainnya, di antaranya Destana Ciater, aparat Desa Ciater, personel TNI dan Polri, Tagana Kabupaten Subang, petugas pemadam kebakaran (Damkar), serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses pemadaman dan pengamanan lokasi.

Berkat kerja sama seluruh pihak, api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak sempat merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian. Hingga proses penanganan selesai, situasi di lokasi telah dinyatakan aman dan terkendala.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan satu unit rumah milik korban habis terbakar. Seluruh bangunan mengalami kerusakan berat akibat kobaran api yang melalap rumah dalam waktu relatif singkat.

Petugas juga melakukan pendataan terhadap dampak kerugian yang ditimbulkan akibat musibah tersebut. Sementara itu, kebutuhan mendesak bagi korban akan terus diidentifikasi oleh pihak terkait untuk memastikan bantuan yang diperlukan dapat segera disalurkan.

Selanjutnya, Indra juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang disebabkan oleh instalasi maupun sambungan listrik yang tidak aman. Terlebih saat ini sebagian wilayah tengah memasuki musim kemarau yang dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran.

“Kami mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing dan memastikan penggunaan peralatan listrik sesuai standar keamanan. Langkah pencegahan sangat penting untuk menghindari terjadinya musibah serupa,” katanya.

Berdasarkan laporan sementara yang bersumber dari aplikasi Sikilat, penanganan kebakaran telah selesai dilakukan dan kondisi di lokasi saat ini telah kondusif. Pemerintah desa bersama unsur terkait juga terus berkoordinasi untuk membantu kebutuhan korban pascakebakaran. (A.Wahyudin)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *