Peringatan Hari Kartini 2026 di OKI Tegaskan Pembangunan Inklusif: Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi

0 0
Read Time:1 Minute, 33 Second

KAYUAGUNG, RBO — Peringatan Hari Kartini 2026 di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menegaskan komitmen terhadap pembangunan yang inklusif, dengan fokus pada pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Apel peringatan digelar di halaman Kantor Bupati OKI, Selasa (21/4/2026), dipimpin langsung oleh Wakil Bupati OKI, Supriyanto.

Dalam amanatnya, Supriyanto menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan harus diiringi langkah konkret dalam memperluas akses, menciptakan ruang aman, serta membuka peluang yang setara bagi perempuan.

“Hari Kartini harus kita maknai sebagai dorongan untuk mempercepat kesetaraan gender. Perempuan hari ini harus mandiri, berdaya, dan memiliki akses yang sama dalam pendidikan, kesehatan, serta kepemimpinan,” ujarnya.

Ia menekankan, pembangunan berkeadilan tidak cukup hanya dengan membuka peluang. Lebih dari itu, perempuan harus memiliki suara dan kendali atas pilihan hidupnya, baik di ranah domestik maupun publik.

“Pembangunan yang adil bukan sekadar memberi akses, tetapi memastikan perempuan punya kendali atas hidupnya,” tegasnya.

Menurut Supriyanto, penguatan peran perempuan harus berjalan seiring dengan upaya perlindungan anak sebagai generasi penerus bangsa. Keduanya merupakan bagian penting dalam strategi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Di sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten OKI berkomitmen memastikan tidak ada lagi anak perempuan yang tertinggal. Sementara di bidang kesehatan, layanan inklusif yang ramah perempuan dan anak terus diperkuat.

“Kita harus memastikan tidak ada lagi anak perempuan yang terhambat pendidikannya, dan setiap perempuan mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan berkualitas,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa upaya tersebut memerlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif swasta dan masyarakat. Salah satu inisiatif yang didorong adalah “Kartini Challenge 2026” guna meningkatkan kreativitas dan partisipasi perempuan.

Menutup amanatnya, Supriyanto mengajak seluruh perempuan untuk terus berkembang dan berani mengambil peran di berbagai bidang, sekaligus menjaga lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak.

“Kartini masa kini adalah perempuan yang cerdas, tangguh, mandiri, dan berani menyuarakan gagasan, serta memastikan anak-anak tumbuh aman dan bermartabat,” pungkasnya. (Nov)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *