Gubernur Herman Deru dan Bupati Muchendi Dorong Percepatan Tanam Padi di OKI Hadapi El Nino 2026

0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

OKI, RBO – Menghadapi potensi El Nino pada 2026, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menetapkan Kabupaten Ogan Komering Ilir sebagai lokus utama percepatan tanam padi dengan target mencapai 111 ribu hektare.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga produksi pangan di tengah ancaman musim kemarau ekstrem yang diperkirakan dapat menekan sektor pertanian.

Pencanangan gerakan percepatan tanam dipusatkan di Desa Cahya Bumi, Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI, Selasa (19/5/2026).

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengatakan gerakan percepatan tanam merupakan langkah antisipatif menghadapi potensi kemarau panjang akibat El Nino sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan daerah.

“Gerakan percepatan tanam ini menjadi langkah antisipasi menghadapi potensi kemarau panjang akibat El Nino sekaligus upaya menjaga produksi pangan Sumatera Selatan tetap tinggi,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, target percepatan tanam tersebut masih realistis dicapai karena curah hujan di sejumlah wilayah Sumatera Selatan masih cukup tinggi sehingga aktivitas tanam dapat dilakukan secara masif.

Sementara itu, Danrem 044/Garuda Dempo, Khabib Mahfud, menyebut luas baku sawah di Sumatera Selatan mencapai sekitar 519 ribu hektare.

“Sebanyak 73 persen merupakan lahan rawa lebak dan pasang surut yang masih berpotensi besar mendukung peningkatan produksi pangan,” katanya.

Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, menyatakan optimistis target percepatan tanam dapat tercapai apabila sarana dan prasarana pertanian tersedia secara memadai.

Menurutnya, dukungan tersebut mencakup penyediaan benih, pupuk, serta alat dan mesin pertanian untuk mendukung kegiatan prapanen maupun pascapanen.

“Kami optimistis target tersebut dapat dicapai apabila dukungan sarana produksi pertanian tersedia dengan baik. Dukungan itu juga diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman dari IP 100 menjadi IP 200 bahkan IP 300,” ujar Muchendi.

Ia menjelaskan luas baku sawah di Kabupaten OKI mencapai 105.436 hektare. Sekitar 30 persen di antaranya merupakan lahan rawa lebak yang belum tergarap optimal akibat genangan air dengan kedalaman dua hingga empat meter.

Menurut Muchendi, kondisi kemarau akibat El Nino justru dapat membuka peluang perluasan areal tanam di kawasan rawa lebak tersebut.

Melalui gerakan percepatan tanam ini, Pemerintah Kabupaten OKI menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan produksi pangan serta menjaga ketahanan pangan di Sumatera Selatan. (Nov)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *