Pabrik Munisi PT Multipar di OKI Jadi Sasaran Kunjungan Pejabat Kementerian Pertahanan

0 0
Read Time:2 Minute, 21 Second

Ogan Komering Ilir, RBO — Komandan Kodim (Dandim) 0402/OKI Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H., menghadiri kunjungan kerja Kepala Pusat Teknologi Wahana Darat Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI Brigjen TNI R. Herdianto Nuringtyas, S.Sos., M.I.P., di Pabrik Munisi PT Multipar Pertahanan Indonesia, Desa Bumi Arjo Makmur, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kamis (15/10/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka conformity atau pemeriksaan kesesuaian proses produksi munisi kaliber 5,56 x 45 mm, sebagai bagian dari peninjauan dan evaluasi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pertahanan nasional.

Rombongan tiba sekitar pukul 10.30 WIB. Sejumlah pejabat Kemhan, Mabes TNI, dan unsur TNI AD turut hadir, di antaranya Direktur PT Multipar Pertahanan Indonesia Dyah Paramita Inggita, perwakilan Badan Logistik Kemhan Kolonel CPL Lili Wahyu Sugiarto, Ketua Tim Uji Kelayakan Kemhan Kolonel CPL Muchamad Andi Barata, serta Danramil 402-10/Kayuagung Kapten Inf Jhoni Ilham.

Dalam sambutannya, Direktur PT Multipar Pertahanan Indonesia Dyah Paramita Inggita menyampaikan komitmen perusahaan untuk mendukung pertahanan Republik Indonesia, khususnya melalui penyediaan logistik munisi bagi kebutuhan pertahanan negara.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan Kementerian Pertahanan guna mendukung program pemerintah dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu, Brigjen TNI R. Herdianto Nuringtyas menyampaikan bahwa pengembangan produksi munisi di dalam negeri merupakan bagian penting dari upaya memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional.

Melalui penguatan kapasitas industri dalam negeri, Indonesia diharapkan semakin mampu memenuhi kebutuhan munisi secara mandiri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk luar negeri.

Sekitar pukul 12.00 WIB, rombongan meninjau langsung fasilitas produksi munisi kaliber 5,56 x 45 mm di PT Multipar Pertahanan Indonesia. Dalam peninjauan tersebut, rombongan memperoleh penjelasan mengenai proses produksi dan kapasitas perusahaan yang dilaporkan mampu mencapai 50 juta butir munisi per tahun.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lapangan tembak dan kompleks perusahaan pada pukul 13.50 WIB. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan kesan dan pesan oleh Brigjen TNI R. Herdianto Nuringtyas pada pukul 14.17 WIB. Seluruh kegiatan berakhir sekitar pukul 14.30 WIB dalam keadaan aman dan lancar.

Dandim 0402/OKI Letkol Inf Gunawan Wibisono mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung penguatan industri pertahanan nasional, terutama dalam memenuhi kebutuhan munisi bagi TNI.

“Dengan adanya peninjauan langsung terhadap proses produksi munisi ini, diharapkan industri pertahanan dalam negeri semakin berkembang dan mampu memenuhi kebutuhan pertahanan nasional secara mandiri. Hal ini menjadi bagian penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap produk luar negeri sekaligus memperkuat kesiapan pertahanan negara dalam menjaga kedaulatan NKRI,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara TNI, Kementerian Pertahanan, dan perusahaan industri pertahanan perlu terus diperkuat agar pengembangan industri strategis nasional dapat berjalan berkelanjutan.

Menurutnya, keberadaan PT Multipar Pertahanan Indonesia di Kabupaten OKI diharapkan turut mendukung kepentingan pertahanan negara serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan industri strategis di daerah.

Kunjungan kerja tersebut diharapkan dapat mendukung evaluasi kesesuaian proses produksi dan memperkuat kemampuan industri pertahanan dalam negeri dalam memenuhi kebutuhan munisi nasional. (Nov)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *