DPRD Sumedang Audensi Soroti Kebutuhan Anggaran Pilkades Serentak
SUMEDANG, RBO – Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa ( FK BPD ) sumedang menggelar rapat dengar pendapat/audiensi dengan DPRD Sumedang di Gedung DPRD.
Pertemuan ini untuk membahas kesiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober 2026,rapat dengar pendapat ini Jumat (24/04/2026).
Ketua FK BPD Sumedang Asep Suryana mewakili BPD dari 93 desa yang ada di kabupaten Sumedang , menyampaikan sejumlah aspirasi terutama terkait kebutuhan dukungan anggaran untuk menunjang pelaksanaan tahapan Pilkades serentak diketahui, terdapat delapan tahapan krusial. Termasuk penanganan potensi perselisihan, yang dinilai memerlukan fasilitasi pembiayaan dari pemerintah daerah.
Pihaknya pun juga mengapresiasi respons positif dari DPRD khususnya Komisi I Asep Kurnia SH MH dan Ari Budiman ST MT yang menerima berbagai masukan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan ke depan.
Salah satu poin penting yang disoroti adalah perlunya penghitungan ulang kebutuhan anggaran guna memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan optimal dan berintegritas.
Dalam pertemuan dengar pendapat ini turut dibahas kesiapan teknis, termasuk rencana penerapan e-voting di satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) per desa.
Asep Ketua BPD lebih lanjut menyampaikan, sosialisasi dan pelatihan bagi panitia menjadi hal penting agar sistem tersebut dapat berjalan lancar.
“Tak hanya soal teknis, BPD juga mengusulkan adanya peningkatan tunjangan kinerja, seiring dengan bertambahnya beban tugas, baik dalam pengawasan Pilkades maupun dalam mendukung program pemerintah di tingkat desa, paparnya
Ketua Komisi I DPRD Asep Kurnia menyatakan” akan menindaklanjuti seluruh masukan dengan melakukan kajian serta berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan hasil audiensi ini nantinya akan menjadi bahan dalam rapat kerja lanjutan.
Asep Kurnia panggilan akrabnya menambahkan, DPRD bersama pemerintah daerah berkomitmen melakukan monitoring dan koordinasi berkelanjutan guna memastikan pelaksanaan Pilkades serentak berjalan aman, lancar, serta menghasilkan pemimpin desa yang berkualitas sesuai harapan masyarakat, “pungkasnya. (Nbbn)
