Terjebak Banjir di Serbelawan, Tim Gabungan Pemkab Simalungun Berhasil Evakuasi 6 Warga

0 0
Read Time:2 Minute, 17 Second

Simalungun, RBO – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Simalungun beberapa hari terakhir menyebabkan sungai Sikkam meluap,merendam kawasan Pasar Bawah, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Sumatera Utara, pada Kamis malam, 30-07-2026.

Air naik begitu cepat sehingga puluhan rumah warga tergenang sekitar 3 meter,tak terkecuali fasilitas umum juga sarana pendidikan di sekitarnya. Luapan ini bahkan membuat 6 warga tak sempat menyelamatkan diri dan terpaksa mengungsi ke atap rumah demi menghindari arus air yang terus meninggi.

Mendapat laporan kejadian, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Kabupaten Simalungun, Budiman Silalahi, segera turun ke lokasi bersama personilnya.

Di tempat, Budiman menerima informasi bahwa 6 warga terjebak dan bertahan di atap rumah. Langkah cepat pun diambil dengan membentuk tim gabungan yang terdiri dari personil TNI Koramil Serbelawan,Polri dari Polsek Serbelawan jajaran BPBD, pemerintah kecamatan serta warga setempat. Dengan menggunakan perahu karet,tim segera meluncur menembus arus air untuk melakukan misi penyelamatan.

Berkat ketangkasan dan kerja sama tim yang solid, proses evakuasi berjalan lancar. Ke 6 warga yang terjebak sekitar dua jam lebih berhasil dievakuasi dengan selamat,lalu langsung dibawa ke rumah warga guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Sebanyak 6 warga yang sempat bertahan di atas atap rumah berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim gabungan. Fokus utama kami adalah keselamatan masyarakat serta penanganan darurat di lokasi terdampak banjir”, ujar Budiman penuh semangat.

Berdasarkan pendataan sementara, banjir telah merendam puluhan rumah warga,satu masjid,satu musala, serta dua sekolah yaitu sekolah Jamiatul Washliyah dan SD Muhammadiyah Bandar Selamat.

Sebagai langkah darurat, Pemkab Simalungun melalui BPBD telah mendirikan tenda siaga, serta menyiagakan personil juga armada untuk mendukung evakuasi dan penanganan di lapangan.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas sosial agar segera menyalurkan bantuan logistik maupun kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak banjir”, ujarnya.

Budiman juga menghimbau masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan rawan banjir, untuk tetap waspada karena potensi hujan deras masih mungkin terjadi dalam waktu dekat.

“Pemerintah daerah bersama TNI, Polri serta instansi terkait terus memantau situasi, menanganinya, mempercepat pemulihan agar kondisi segera kembali normal”, ungkapnya.

Sementara itu, Camat Dolok Batu Nanggar,Siti Aminah Siregar didampingi Lurah Serbelawan Lasma Damanik; Kapolsek Dolok Batu Nanggar IPTU Rido V. Pakpahan menjelaskan bahwa banjir datang dengan sangat mendadak.

“Sekitar pukul 22.30 WIB ketinggiannya sudah merendam puluhan rumah di Pasar Bawah Serbelawan”, pungkasnya.

Menurutnya, banjir ini dipicu oleh curah hujan yang tinggi yang disertai kiriman air dari arah kecamatan Tapian Dolok, khususnya kawasan perkebunan Bridgestone,yang membuat debit sungai Sikkam meninggi tajam.

Selain merusak pemukiman,arus kuat juga menghanyutkan 4 unit sepeda motor,3 di simpang Pondok Batu Silangit, jalan Medan – Siantar dan 1 di sekitar Jembatan Pondok Pelita. Hingga kini 2 unit sudah ditemukan, sementara 2 lainnya masih dicari karena arus sungai yang terus mengalir deras. (Hasian)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *