Sumedang Raih CNN Indonesia Awards 2026, Fajar Aldila: Pelayanan Publik Harus Makin Mudah

0 0
Read Time:4 Minute, 0 Second

Sumedang, RBO -Pemerintah Kabupaten Sumedang Raih CNN Indonesia Awards 2026, Fajar Aldila: Pelayanan Publik Harus Makin Mudah.

Pemerintah Kabupaten Sumedang meraih penghargaan Excellence in Public Service Innovation dalam ajang CNN Indonesia Awards 2026.

Penghargaan ini menjadi apresiasi atas inovasi Pemkab Sumedang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital.

Penghargaan tersebut diterima Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila dari Direktur CNN Indonesia TV Desi Anwar di Ballroom Dua Mutiara, JW Marriott Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Wabup Fajar mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya Pemkab Sumedang dalam mempercepat transformasi digital, terutama untuk mempermudah masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintahan.

“Ini merupakan hasil upaya dan kerja keras kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tidak lagi repot dan kesulitan dalam mengurus administrasi maupun kebutuhan pelayanan publik,” kata Wabup Fajar.

Menurutnya, digitalisasi pelayanan bukan sekadar menghadirkan aplikasi, tetapi bagaimana teknologi bisa memangkas proses birokrasi sehingga masyarakat mendapatkan layanan yang lebih cepat dan mudah.

Salah satu inovasi yang dikembangkan Pemkab Sumedang adalah Jampe Harupat. Melalui program ini, orang tua dapat memperoleh kemudahan pengurusan dokumen kependudukan bagi bayi yang baru lahir.

Wabup Fajar menjelaskan, data keluarga dan ibu hamil diintegrasikan sejak awal. Dengan begitu, ketika bayi lahir, dokumen kependudukan dapat langsung diproses tanpa orang tua harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan.

“Ketika anak lahir, dokumennya sudah bisa langsung kami siapkan. Jadi, masyarakat tidak perlu repot mengurus ke berbagai dinas,” ujarnya.

Selain Jampe Harupat, Pemkab Sumedang juga menghadirkan WA Kepo sebagai sarana untuk mempermudah masyarakat memperoleh informasi pelayanan pemerintahan.

Ia menegaskan, pengembangan layanan digital harus diikuti dengan peningkatan literasi masyarakat. Sebab, kecanggihan teknologi tidak akan optimal jika masyarakat belum mengetahui dan memahami cara menggunakannya.

“Infrastruktur dan digitalisasi boleh semakin maju, tetapi masyarakat juga harus memahami dan mengetahui cara menggunakannya. Ini menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur CNN Indonesia TV Desi Anwar dalam sambutannya mengatakan, setiap perubahan besar berawal dari gagasan yang harus diwujudkan melalui keberanian, kerja keras, dan konsistensi.

Menurut Desi, CNN Indonesia Awards 2026 menjadi bentuk apresiasi bagi berbagai pihak yang telah menghadirkan inovasi dan karya nyata di tengah tantangan pembangunan.

“Mereka tidak hanya berhenti pada gagasan, tetapi membuktikan komitmennya melalui kerja dan hasil yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Desi.

Adapun capaian inovasi pelayanan publik Sumedang juga tercermin dari hasil evaluasi Kementerian PANRB tahun 2025. Kabupaten Sumedang mencatatkan Indeks Pelayanan Publik sebesar 4,72 dengan kategori A.

Capaian tersebut menjadi modal bagi Pemkab Sumedang untuk terus mengembangkan pelayanan yang cepat, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sumedang meraih penghargaan Excellence in Public Service Innovation dalam ajang CNN Indonesia Awards 2026. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas inovasi Pemkab Sumedang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital.

Penghargaan tersebut diterima Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila dari Direktur CNN Indonesia TV Desi Anwar di Ballroom Dua Mutiara, JW Marriott Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Wabup Fajar mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya Pemkab Sumedang dalam mempercepat transformasi digital, terutama untuk mempermudah masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintahan.

“Ini merupakan hasil upaya dan kerja keras kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tidak lagi repot dan kesulitan dalam mengurus administrasi maupun kebutuhan pelayanan publik,” kata Wabup Fajar.

Menurutnya, digitalisasi pelayanan bukan sekadar menghadirkan aplikasi, tetapi bagaimana teknologi bisa memangkas proses birokrasi sehingga masyarakat mendapatkan layanan yang lebih cepat dan mudah.

Salah satu inovasi yang dikembangkan Pemkab Sumedang adalah Jampe Harupat. Melalui program ini, orang tua dapat memperoleh kemudahan pengurusan dokumen kependudukan bagi bayi yang baru lahir.

Wabup Fajar menjelaskan, data keluarga dan ibu hamil diintegrasikan sejak awal. Dengan begitu, ketika bayi lahir, dokumen kependudukan dapat langsung diproses tanpa orang tua harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan.

“Ketika anak lahir, dokumennya sudah bisa langsung kami siapkan. Jadi, masyarakat tidak perlu repot mengurus ke berbagai dinas,” ujarnya.

Selain Jampe Harupat, Pemkab Sumedang juga menghadirkan WA Kepo sebagai sarana untuk mempermudah masyarakat memperoleh informasi pelayanan pemerintahan.

Ia menegaskan, pengembangan layanan digital harus diikuti dengan peningkatan literasi masyarakat. Sebab, kecanggihan teknologi tidak akan optimal jika masyarakat belum mengetahui dan memahami cara menggunakannya.

“Infrastruktur dan digitalisasi boleh semakin maju, tetapi masyarakat juga harus memahami dan mengetahui cara menggunakannya. Ini menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur CNN Indonesia TV Desi Anwar dalam sambutannya mengatakan, setiap perubahan besar berawal dari gagasan yang harus diwujudkan melalui keberanian, kerja keras, dan konsistensi.

Menurut Desi, CNN Indonesia Awards 2026 menjadi bentuk apresiasi bagi berbagai pihak yang telah menghadirkan inovasi dan karya nyata di tengah tantangan pembangunan.

“Mereka tidak hanya berhenti pada gagasan, tetapi membuktikan komitmennya melalui kerja dan hasil yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Desi.

Adapun capaian inovasi pelayanan publik Sumedang juga tercermin dari hasil evaluasi Kementerian PANRB tahun 2025. Kabupaten Sumedang mencatatkan Indeks Pelayanan Publik sebesar 4,72 dengan kategori A.

Capaian tersebut menjadi modal bagi Pemkab Sumedang untuk terus mengembangkan pelayanan yang cepat, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Nbbn)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *