Sekda Subang Hadiri Gerakan “Run For River Pengelolaan Sampah di Aliran Sungai”
Subang, RBO – H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Run For River pengelolaan sampah di aliran sungai Dusun Susukan Hilir, Desa Jati, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut digelar oleh Sungai Watch Indonesia, organisasi nirlaba yang bergerak dalam perlindungan dan pembersihan sungai dari sampah plastik. Aksi lingkungan itu merupakan bagian dari perjalanan kampanye pengelolaan sampah dari Bali hingga Jakarta.
Dalam arahannya saat apel persiapan, Sekda Subang yang akrab disapa Kang Asep menyampaikan apresiasi atas inisiatif Yayasan Sungai Watch Indonesia dalam menggelar kegiatan edukatif yang mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
“Ini kegiatan yang sangat mulia, tentu guna mengedukasi masyarakat,” ujar Kang Asep.
Ia menegaskan, gerakan sosial terkait kepedulian terhadap sampah harus terus diteladani dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk tanggung jawab bersama menjaga lingkungan.
“Ini dedikasi yang luar biasa yang perlu diteladani,” katanya.
Kang Asep juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian sungai karena memiliki peran vital bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat, khususnya untuk sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Subang.
“Sungai adalah urat nadi kehidupan,” tegasnya.
Menurutnya, upaya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai harus dilakukan secara berkelanjutan dari hulu hingga hilir dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum perubahan dalam membangun disiplin masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.
“Mari kita lanjutkan, mari kita wariskan hal-hal kebaikan kepada generasi yang akan datang,” pungkasnya.
Sementara itu, Founder Sungai Watch Indonesia, Gary Bencheghib, mengatakan kegiatan Run For River merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap persoalan sampah yang saat ini menjadi tantangan di hampir seluruh daerah di Indonesia.
“Masalah sampah bukan di satu daerah, tapi semua daerah,” ujarnya.
Gary juga menjelaskan, pemilihan lokasi di Dusun Susukan Hilir, Desa Jati-Cipunagara, menjadi gambaran bahwa saluran irigasi kecil pun dapat dipenuhi volume sampah apabila kesadaran masyarakat masih rendah.
“Semoga Subang ke depannya jauh lebih bersih,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, jajaran Sungai Watch Indonesia, jajaran BBWS, Kasi PSLB3 DLH Subang beserta tim, pemerintah Desa Jati, serta masyarakat Dusun Susukan Hilir. (A.Wahyudin)
