Dinkes Subang Catat 285 Kasus Campak hingga April 2026
SUBANG, RBO – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Dwinan Marchiawati, MARS, mengungkapkan bahwa kasus campak di Kabupaten Subang saat ini didominasi anak usia 0 hingga 6 tahun.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena masih ditemukan anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Subang hingga April 2026, tercatat lebih dari 285 kasus campak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 33 kasus dinyatakan positif campak setelah melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut dr. Dewinan, rendahnya cakupan imunisasi pada sebagian anak menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular tersebut.
Karena itu, pihaknya mengimbau para orang tua untuk segera melengkapi imunisasi anak guna memberikan perlindungan optimal dari campak.
“Melalui imunisasi lengkap, anak dapat terlindungi dari risiko penularan campak yang dapat menimbulkan komplikasi serius,” ujarnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Subang juga mengajak masyarakat untuk mendukung program imunisasi sebagai langkah pencegahan dan perlindungan kesehatan anak-anak di wilayah Subang.
Selain itu, pihaknya meminta seluruh rumah sakit dan puskesmas meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran campak dengan melakukan skrining terhadap pasien yang memiliki gejala campak maupun riwayat kontak dengan penderita.
“Kami meminta seluruh fasilitas kesehatan meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan skrining terhadap pasien bergejala campak serta menyiapkan ruang isolasi jika ditemukan kasus,” tegasnya.
Dinkes Subang berharap langkah cepat dari fasilitas kesehatan, dukungan masyarakat, serta kesadaran orang tua dalam melengkapi imunisasi dapat menekan penyebaran campak di Kabupaten Subang. (A.Whayudin)
