Oknum Staf Desa Su’rulangi Diduga Lecehkan Profesi Wartawan
TAKALAR, RBO – Seorang oknum staf Desa Su’rulangi, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, diduga melontarkan ucapan yang merendahkan profesi wartawan saat dikonfirmasi terkait suatu persoalan.
Berdasarkan keterangan yang diterima, saat dimintai konfirmasi oleh seorang wartawan, staf desa Muhammad Arfa diduga berkata, “Saya saja tidak takut media resmi, apalagi media abal-abal seperti kamu itu semua.”
Pernyataan tersebut terekam dalam pesan suara WhatsApp berdurasi 2 menit 30 detik pada Selasa, 30 Juni 2026.
Ucapan itu dinilai tidak hanya menyerang pribadi wartawan yang bersangkutan, tetapi juga berpotensi merendahkan fungsi pers sebagai pilar demokrasi.
Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan berhak mencari, memperoleh, dan menyampaikan informasi kepada publik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pernyataan yang bernada meremehkan media maupun wartawan dikhawatirkan mencederai semangat keterbukaan informasi serta merusak hubungan baik antara pemerintah desa dengan insan pers.
Oleh karena itu, pihak terkait diharapkan segera memberikan klarifikasi agar persoalan ini tidak menimbulkan kesalahpahaman yang lebih luas. (Kardewa)
