Ngundu Mantu Pratu Adi Pangestu dan Gasela Putri Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan

0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

OKU TIMUR, RBO – Rangkaian pernikahan Pratu Adi Pangestu, putra pasangan Parjan dan Rubiyanti dari Kelurahan Jati Mulyo, Kecamatan Belitang Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, dengan Gasela Putri, S.A.P, putri pasangan Supriyadi dan Riana dari Desa Ulak Jermun, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), berlangsung lancar, aman, dan penuh khidmat.

Akad nikah pasangan tersebut telah dilaksanakan pada Minggu, 12 Juli 2026, di Desa Ulak Jermun, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan.

Prosesi pernikahan semakin istimewa dengan pelaksanaan Upacara Pedang Pora yang dipersembahkan oleh rekan-rekan dari Batalyon Zeni Konstruksi (Yonzikon) 12, sebagai bentuk penghormatan kepada mempelai pria yang merupakan prajurit TNI.

Setelah resepsi di kediaman mempelai perempuan, rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi ngundu mantu pada Minggu, 19 Juli 2026, yang digelar di kediaman mempelai pria di Kelurahan Jati Mulyo, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur.

Acara berlangsung meriah dengan dihadiri keluarga besar, kerabat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, mempelai pria Pratu Adi Pangestu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik.

“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh jajaran Yonzikon 12 yang telah meluangkan waktu untuk melaksanakan Upacara Pedang Pora. Terima kasih juga kepada seluruh panitia, keluarga besar, sanak saudara, sahabat, dan para tetangga yang telah membantu sejak awal hingga akhir sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif,” ujar Adi.

Secara khusus, Adi dan Gasela juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada kedua orang tua mereka yang telah membesarkan, mendidik, dan mengantarkan keduanya hingga memasuki jenjang pernikahan.

“Kami memohon doa restu dari kedua orang tua. Terima kasih atas segala pengorbanan dan kasih sayang yang telah diberikan sejak kami kecil hingga hari ini. Mohon bimbingan dan doa agar kami mampu menjalani kehidupan rumah tangga yang baru dengan penuh keberkahan, keharmonisan, dan tanggung jawab,” ungkap kedua mempelai.

Suasana ngundu mantu berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, menjadi penutup rangkaian pernikahan yang sarat makna serta meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga maupun para tamu yang hadir. (Nov)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *