Jembatan Gantung Dermawangi Diperkuat TNI dan Warga, Akses Masyarakat Kian Terbuka
SUMEDANG, RBO – Semangat gotong royong TNI dan rakyat kembali terlihat dalam kegiatan pengecoran Jembatan Gantung yang berada di Desa Dermawangi, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Senin (21/9/2026).
Pengecoran jembatan ini menjadi bagian dari upaya membuka akses masyarakat agar lebih mudah dalam menjalankan berbagai aktivitas, terutama di bidang perekonomian, pendidikan, dan kesehatan.
Pengecoran tersebut dikerjakan oleh TNI AD melalui Kodim 0610/Sumedang bersama masyarakat. Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han., melalui Staf Teritorial Batibakti Pelda Rudyansah, terjun bersama warga mengerjakan pengecoran Jembatan Gantung.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 20 warga yang turut bergotong royong dalam proses pengecoran jembatan. Kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh Kusuma Ardianto mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami ingin pengecoran Jembatan Gantung ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan akses yang semakin baik, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih mudah dan dapat mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan maupun akses pelayanan kesehatan,” ujar Dandim.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam proses pembangunan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga bersama prajurit TNI menjadi bukti bahwa pembangunan dapat dilakukan dengan kebersamaan.
“TNI tidak bisa bekerja sendiri. Kebersamaan dan dukungan masyarakat menjadi energi bagi kami. Inilah semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, bersama-sama membangun untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada TNI AD, khususnya Kodim 0610/Sumedang, yang telah ikut membantu memperkuat akses penghubung bagi masyarakat.
“Kami masyarakat sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI yang sudah membantu pengecoran Jembatan Gantung ini. Jembatan ini sangat berarti bagi warga karena nantinya akses dan aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah,” ungkapnya.
Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan semakin meningkatkan aktivitas perekonomian warga.
Pengecoran Jembatan Gantung di Desa Dermawangi diharapkan tidak hanya menjadi upaya memperkuat sarana penghubung, tetapi juga menjadi penghubung harapan masyarakat untuk mendapatkan akses yang lebih mudah dan kehidupan yang lebih baik.
TNI bersama rakyat, bergotong royong membangun negeri. Jembatan Gantung Dermawangi, penghubung akses, penggerak ekonomi, dan simbol kuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.** (Nbbn)
