Sekpri Wabup Sumedang Diduga Alami Kekerasan Seksual dan Pengeroyokan, Polisi Didorong Usut Tuntas

0 0
Read Time:2 Minute, 30 Second

SUMEDANG, RBO — Seorang perempuan yang disebut sebagai Sekretaris Pribadi (Sekpri) Wakil Bupati Sumedang berinisial RY, diduga mengalami tindak kekerasan seksual dan pengeroyokan. Dugaan tersebut mencuat berdasarkan hasil konsultasi masyarakat yang dilakukan pada 21 Agustus 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam keterangan yang disampaikan, peristiwa tersebut diduga terjadi pada Minggu, 17 Agustus 2026. Pelapor sekaligus korban disebut mengalami sejumlah dugaan tindak pidana, mulai dari kekerasan seksual, pengeroyokan, penganiayaan hingga dugaan pengambilan telepon genggam milik korban.

Menurut kronologis yang disampaikan, peristiwa awal diduga terjadi setelah upacara peringatan Hari Kemerdekaan. Korban disebut datang ke rumah dinas untuk menjalankan tugas pengambilan uang operasional. Di dalam salah satu ruangan rumah dinas, korban mengaku diduga mendapat perlakuan yang tidak diinginkan.

Korban kemudian disebut kembali dipanggil ke rumah dinas pada malam hari. Saat memasuki ruangan rapat, korban mengaku diduga ditarik dan didorong hingga duduk di sofa. Dalam ruangan tersebut, korban mengaku mendapat pertanyaan mengenai dugaan hubungannya dengan Wakil Bupati.

Korban menduga dirinya kemudian mengalami kekerasan secara bersama-sama. Berdasarkan keterangan yang disampaikan, korban diduga dipukul menggunakan tangan kosong dan benda yang berada di ruangan tersebut, dicekik serta ditendang.

Selain itu, terdapat dugaan korban mengalami intimidasi. Dalam kronologis yang disampaikan, korban mengaku kedua jempol dan telunjuk tangannya diduga diikat menggunakan tali ripet.

Telepon genggam milik korban juga disebut diduga diambil. Korban mengaku telah meminta telepon genggam miliknya dikembalikan, namun berdasarkan keterangan yang disampaikan, terdapat penawaran untuk menggantinya dengan perangkat telepon baru. Korban disebut tetap menolak karena menginginkan telepon genggam miliknya dikembalikan.

Usai kejadian, korban disebut menceritakan peristiwa tersebut kepada keluarga dan kemudian mendapatkan perawatan di RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang. Sebagai bukti awal, disebutkan telah terdapat kuitansi pengobatan serta dokumentasi luka lecet dan lebam.

Dalam perkara ini, pelapor juga menyampaikan adanya informasi terkait dugaan pencabutan kabel CCTV di sekitar rumah dinas sebelum peristiwa terjadi. Informasi tersebut tentu perlu diverifikasi secara mendalam oleh aparat penegak hukum, termasuk pemeriksaan perangkat CCTV dan pihak-pihak yang mengetahui keberadaan rekaman.

Pasca-peristiwa tersebut, korban juga disebut mengalami mutasi dari posisi sebelumnya. Kaitan antara mutasi tersebut dengan peristiwa yang dilaporkan perlu menjadi bagian dari pendalaman aparat dan pihak berwenang.

Sejumlah pihak disebut dapat dimintai keterangan, termasuk anggota keluarga, ajudan, serta pihak-pihak yang berada di lingkungan rumah dinas saat atau setelah peristiwa tersebut.

Atas mencuatnya dugaan tersebut, aparat kepolisian didorong untuk melakukan penanganan perkara secara profesional, transparan, objektif, dan independen. Seluruh pihak yang disebut dalam laporan juga perlu dimintai keterangan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam prosesnya, penyidik diharapkan segera mengamankan dan memeriksa seluruh alat bukti yang berkaitan dengan perkara, termasuk rekaman CCTV, komunikasi digital, rekam medis, hasil visum, barang yang diduga digunakan dalam kekerasan, serta telepon genggam milik korban yang dilaporkan belum dikembalikan.

Polisi didorong untuk mengusut tuntas seluruh dugaan peristiwa tersebut secara profesional dan tanpa pandang bulu. Namun demikian, seluruh pihak yang disebut dalam perkara ini tetap harus diperlakukan berdasarkan asas praduga tak bersalah, sampai adanya pembuktian hukum dan putusan yang berkekuatan hukum tetap.

Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini. (Rio)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *