Rembug Bedas – Agenda Rutin Pemerintah Kabupaten Bandung di Era Bupati H.M. Dadang Supriatna

Kab Bandung, RBO – Rembug Bedas, sebuah agenda rutin Pemerintah Kabupaten Bandung yang dipimpin oleh Bupati H.M. Dadang Supriatna, kembali digelar dengan meriah.

Acara tersebut dihadiri oleh beberapa kepala dinas, termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan (Disdik), dan hampir semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bandung.

Dalam pidatonya, Bupati H.M. Dadang Supriatna menekankan pentingnya berbagi jiwa kepemimpinan dengan seluruh kepala desa di Kabupaten Bandung.

“Kepemimpinan yang efektif adalah kunci keberhasilan pembangunan daerah. Kita harus saling berbagi pengalaman dan strategi demi kemajuan bersama,” ujar Dadang.

Lebih lanjut, Bupati Dadang Supriatna juga memperkenalkan 13 program unggulan yang dirancang untuk mendukung program nasional dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Program-program tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur, dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bandung.

“Program unggulan ini adalah komitmen kami untuk memastikan Kabupaten Bandung siap berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas. Kami berharap, dengan kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan desa, kita dapat mencapai tujuan ini,” tambahnya.

Rembug Bedas kali ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga sarana untuk mempererat hubungan antara pemerintah kabupaten dan desa.

Para kepala dinas dan kepala desa berdiskusi mengenai berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Acara ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama untuk mendukung 13 program unggulan Bupati H.M. Dadang Supriatna dan memastikan sinergi antara OPD dan desa tetap terjaga demi kemajuan Kabupaten Bandung.

Dengan adanya Rembug Bedas, diharapkan Kabupaten Bandung dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan nasional. (Herman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *