Mabes TNI Sosialisasikan Bahaya Karhutla di SMPN 4 Kayuagung

0 0
Read Time:1 Minute, 35 Second

KAYUAGUNG, RBO – Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Mabes TNI melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di SMP Negeri 4 Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas Karhutla Mabes TNI dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya dan dampak kebakaran hutan dan lahan.

Dalam kegiatan itu, Brigjen TNI Bayu Sudarmanto hadir bersama tim sosialisasi dan penyuluhan. Kedatangan jajaran Satgas Mabes TNI disambut pihak Dinas Pendidikan Kabupaten OKI.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKI M. Raply dalam kegiatan tersebut diwakili Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Heriyanto, S.Pd.

Sementara dari pihak sekolah, kegiatan disambut Kepala SMPN 4 Kayuagung, Nurhayati. Ia menyampaikan apresiasi atas dipilihnya lingkungan sekolah sebagai salah satu lokasi kegiatan sosialisasi karhutla.

“Kami menyambut baik kegiatan sosialisasi dan penyuluhan ini. Edukasi mengenai bahaya karhutla sangat penting diberikan kepada siswa sejak dini, sehingga mereka memahami dampaknya terhadap lingkungan, kesehatan dan kehidupan masyarakat,” ujar Nurhayati.

Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada para peserta didik. Pengetahuan yang diperoleh siswa diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disampaikan kembali kepada keluarga maupun masyarakat sekitar.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan pengetahuan dan kesadaran kepada anak-anak untuk ikut menjaga lingkungan serta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” katanya.

Tim Sosialisasi dan Penyuluhan Satgas Karhutla Mabes TNI dalam kegiatan tersebut terdiri dari Kolonel Inf Richard Marihot Butarbutar, Kolonel Inf Agung Wahyu Perkasa, Kolonel Inf Hendrix Fahlevi Rangkuti, serta Kolonel Laut (P) John David Nalasakti.

Kegiatan turut melibatkan unsur kewilayahan TNI, di antaranya perwira Satgas, Dandim, perwira staf Kodim dan Danramil.

Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan karhutla serta dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dan masyarakat.

Edukasi kepada generasi muda dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama, mengingat pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. (Nov)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *