Longsor Tutup Jalan Sukamantri dan Pangaroan, Evakuasi Dilakukan Secara Manual
Sumedang, RBO – Hujan dengan intensitas tinggi selama dua hari menyebabkan longsor di dua titik ruas jalan di Desa Cipanas, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang. Longsor terjadi pada Jumat malam dan hingga Sabtu pagi masih dilakukan evakuasi material secara manual oleh petugas gabungan dan warga.
Saat meninjau lokasi pada Sabtu, awak media Reformasi Bangsa memperoleh keterangan dari sejumlah narasumber. Kepala Dusun 3 Desa Cipanas, Suherman, menjelaskan bahwa longsor pertama terjadi di RT 02/RW 10, tepatnya di Jalan Sukamantri, jalur penghubung menuju Tanjungkerta.
Hal tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Kecamatan Tanjungkerta, Adidin, yang menyebutkan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 18.00 WIB pada Jumat malam. Kapolsek Tanjungkerta, AKP Budiman Hidayat, SH, MH, juga menyampaikan keterangan serupa.

Evakuasi dilakukan secara gotong royong melibatkan Polsek Tanjungkerta, Koramil, pemerintah desa, pihak kecamatan, Basarnas, serta warga sekitar. Sejak Jumat malam, ruas Jalan Sukamantri ditutup sementara demi keselamatan pengguna jalan.
Saat ini, kendaraan roda dua sudah dapat melintas dengan sangat hati-hati karena kondisi jalan masih licin. Sementara itu, kendaraan roda empat dialihkan melalui Jalan Desa Gentur dan keluar di Jalan Gembong, Tanjungkerta.
Di titik terpisah, longsor juga terjadi di Jalan Pangaroan, yang masih berada di wilayah Desa Cipanas. Awak media mewawancarai Kuwu Tomi, selaku pejabat sementara kepala desa, yang menyatakan bahwa pemerintah desa bersama warga bergerak cepat membersihkan material longsor.
Menurutnya, longsor tersebut juga dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi. Selain menutup jalan, longsor turut berdampak pada tembok penahan milik warga yang ambruk dan materialnya menutupi akses jalan.
Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan material longsor di dua titik masih berlangsung dengan pengawasan aparat dan pihak terkait, serta imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih berlanjut. (Rio)
