Kapolda Jabar Resmikan Masjid An Nur Tantya Sudhirajati di Buahdua
Simbol Pengabdian Alumni Akpol 2003 untuk Masyarakat
Sumedang, RBO – Semangat pengabdian yang tak lekang oleh waktu kembali ditunjukkan para alumni Akademi Kepolisian Tahun 2003 Batalion Tantya Sudhirajati melalui peresmian Masjid An Nur Tantya Sudhirajati di Desa Cibitung, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, Selasa (19/5/2026).
Masjid yang berdiri megah di atas tanah wakaf seluas 687 meter persegi ini diresmikan langsung oleh Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan, disaksikan Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, jajaran pejabat utama Polda Jabar, unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Cibitung.
Pembangunan Masjid An Nur Tantya Sudhirajati menjadi bukti nyata kepedulian para alumni Akpol 2003 terhadap masyarakat.
Inisiatif tersebut lahir dari semangat kebersamaan untuk menghadirkan sarana ibadah yang tidak hanya menjadi tempat menunaikan salat, tetapi juga pusat silaturahmi, pendidikan keagamaan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Proses pembangunan diawali dari wakaf tanah yang diberikan oleh almarhum Haji Didi dan Ibu Hajar Eka Jarnasi, orang tua Kompol Purna Wirawan Cahyadi. Di atas lahan tersebut dibangun masjid berukuran 13 x 14 meter dengan luas bangunan sekitar 180 meter persegi.
Peletakan batu pertama dilaksanakan pada 7 November 2025, menandai dimulainya pembangunan yang berlangsung selama kurang lebih lima bulan. Berkat gotong royong para alumni, dukungan masyarakat, pemerintah desa, serta berbagai pihak, pembangunan masjid rampung pada April 2026.
Dalam sambutannya, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengapresiasi kekompakan alumni Batalion Tantya Sudhirajati yang telah menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ini bukti bahwa pengabdian tidak berhenti ketika seseorang menjalankan tugas kedinasan, tetapi terus hidup melalui karya yang memberikan manfaat bagi sesama. Masjid ini harus menjadi pusat ibadah sekaligus pusat kegiatan sosial dan edukasi masyarakat,” ujarnya.
Kapolda menyampaikan komitmennya untuk turut menyempurnakan pembangunan masjid dengan membantu pembangunan pagar masjid agar kebermanfaatannya semakin optimal.
Ia berharap Masjid An Nur menjadi cahaya penerang bagi masyarakat sekitar, sesuai makna namanya, serta menjadi tempat lahirnya generasi Qurani melalui kegiatan TPA, majelis taklim, musyawarah masyarakat, dan aktivitas sosial lainnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menyampaikan apresiasi atas kontribusi alumni Akpol 2003 dalam mendukung pembangunan spiritual masyarakat Sumedang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Ini adalah teladan nyata bagaimana berlomba-lomba dalam kebaikan. Kehadiran masjid ini tentu menjadi berkah besar bagi masyarakat Desa Cibitung,” katanya.
Menurutnya, peresmian Masjid An Nur Tantya Sudhirajati menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang religius dan harmonis.
Kapolda Jabar Resmikan Masjid An Nur Tantya Sudhirajati di Buahdua, Simbol Pengabdian Alumni Akpol 2003 untuk Masyarakat
Semangat pengabdian yang tak lekang oleh waktu kembali ditunjukkan para alumni Akademi Kepolisian Tahun 2003 Batalion Tantya Sudhirajati melalui peresmian Masjid An Nur Tantya Sudhirajati di Desa Cibitung, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, Selasa (19/5/2026).
Masjid yang berdiri megah di atas tanah wakaf seluas 687 meter persegi ini diresmikan langsung oleh Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan, disaksikan Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, jajaran pejabat utama Polda Jabar, unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Cibitung.
Pembangunan Masjid An Nur Tantya Sudhirajati menjadi bukti nyata kepedulian para alumni Akpol 2003 terhadap masyarakat.
Inisiatif tersebut lahir dari semangat kebersamaan untuk menghadirkan sarana ibadah yang tidak hanya menjadi tempat menunaikan salat, tetapi juga pusat silaturahmi, pendidikan keagamaan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Proses pembangunan diawali dari wakaf tanah yang diberikan oleh almarhum Haji Didi dan Ibu Hajar Eka Jarnasi, orang tua Kompol Purna Wirawan Cahyadi. Di atas lahan tersebut dibangun masjid berukuran 13 x 14 meter dengan luas bangunan sekitar 180 meter persegi.
Peletakan batu pertama dilaksanakan pada 7 November 2025, menandai dimulainya pembangunan yang berlangsung selama kurang lebih lima bulan. Berkat gotong royong para alumni, dukungan masyarakat, pemerintah desa, serta berbagai pihak, pembangunan masjid rampung pada April 2026.
Dalam sambutannya, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengapresiasi kekompakan alumni Batalion Tantya Sudhirajati yang telah menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ini bukti bahwa pengabdian tidak berhenti ketika seseorang menjalankan tugas kedinasan, tetapi terus hidup melalui karya yang memberikan manfaat bagi sesama. Masjid ini harus menjadi pusat ibadah sekaligus pusat kegiatan sosial dan edukasi masyarakat,” ujarnya.
Kapolda menyampaikan komitmennya untuk turut menyempurnakan pembangunan masjid dengan membantu pembangunan pagar masjid agar kebermanfaatannya semakin optimal.
Ia berharap Masjid An Nur menjadi cahaya penerang bagi masyarakat sekitar, sesuai makna namanya, serta menjadi tempat lahirnya generasi Qurani melalui kegiatan TPA, majelis taklim, musyawarah masyarakat, dan aktivitas sosial lainnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menyampaikan apresiasi atas kontribusi alumni Akpol 2003 dalam mendukung pembangunan spiritual masyarakat Sumedang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Ini adalah teladan nyata bagaimana berlomba-lomba dalam kebaikan. Kehadiran masjid ini tentu menjadi berkah besar bagi masyarakat Desa Cibitung,”katanya.
Menurutnya, peresmian Masjid An Nur Tantya Sudhirajati menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang religius dan harmonis” Ujarnya. (Nbbn)
