Kajati Sumsel Resmikan Gedung Baru Kejari OKI, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
KAYUAGUNG, RBO – Peresmian gedung baru Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi momentum penguatan komitmen Kejaksaan dalam menghadirkan pelayanan hukum yang profesional, humanis, dan berintegritas.
Pada kesempatan yang sama, sinergi antara Kejaksaan, Pemerintah Kabupaten OKI, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) juga diperkuat melalui penyerahan sertifikat aset milik pemerintah daerah.
Peresmian gedung dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H.
Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat aset Pemerintah Kabupaten OKI sebagai upaya memperkuat kepastian hukum atas aset daerah.
Dalam sambutannya, Ketut Sumedana menegaskan bahwa keberadaan gedung baru harus menjadi simbol peningkatan kualitas pelayanan publik dan penegakan hukum, bukan sekadar menghadirkan fasilitas yang lebih representatif.
“Jangan sampai kantornya megah tetapi kinerjanya justru menurun. Gedung baru harus menjadi motivasi untuk meningkatkan integritas, disiplin, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Yang membanggakan bukan bangunannya, tetapi kinerja orang-orang di dalamnya,” tegasnya.
Ia menambahkan, Kejaksaan saat ini tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan, mencegah persoalan hukum sejak dini, serta menyelamatkan aset negara dan daerah agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat.
Sebagai bentuk kolaborasi tersebut, Kajati Sumsel bersama Kepala Kejari OKI dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten OKI menyerahkan secara simbolis 10 sertifikat aset milik Pemerintah Kabupaten OKI kepada Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki. Selain itu, lima sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) juga diserahkan kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Kantor Pertanahan Kabupaten OKI memberikan piagam penghargaan kepada Kejari OKI atas peran aktif dalam pendampingan Program Strategis Nasional di bidang pertanahan.
Pemerintah Kabupaten OKI juga memberikan penghargaan kepada Kejari OKI atas dukungan dalam penyelesaian berbagai persoalan pertanahan, termasuk penertiban aset kendaraan dinas.
Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki mengatakan, pendampingan Kejaksaan telah memberikan dampak positif terhadap percepatan inventarisasi, pengamanan, dan sertifikasi aset milik pemerintah daerah.
“Sejak awal kami menjabat, pengamanan aset menjadi salah satu prioritas. Berkat komunikasi dan pendampingan Kejaksaan, berbagai aset pemerintah berhasil diinventarisasi, disertifikasi, hingga dikembalikan kepada pemerintah daerah. Sinergi ini akan terus kami perkuat agar seluruh aset memiliki kepastian hukum dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kejari OKI, I Gede Widhartama, S.H., M.H., menegaskan bahwa gedung baru menjadi semangat baru bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, serta penegakan hukum yang berkeadilan.
Menurutnya, peningkatan fasilitas harus diiringi peningkatan kapasitas aparatur sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan semakin kuat.
Kejari OKI juga akan terus memperkuat kinerja di bidang pidana umum, pidana khusus, intelijen, serta perdata dan tata usaha negara, termasuk mendampingi pemerintah daerah dalam penyelamatan aset.
Peresmian gedung baru Kejari OKI diharapkan menjadi tonggak transformasi institusi dalam menghadirkan pelayanan hukum yang semakin berkualitas, adaptif, dan kolaboratif, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang akuntabel melalui penyelamatan aset daerah.
Versi ini disusun dengan gaya berita cetak: lead lebih kuat, alur lebih ringkas, dan kutipan dipilih agar tetap informatif tanpa terlalu panjang. (Nov)
