Kabut Asap Reda, KBM di Tanjab Barat Kembali Normal, Siswa SD dan SMP Kini Belajar Tatap Muka
TANJUNG JABUNG BARAT, RBO – Setelah hampir satu bulan aktivitas pendidikan terganggu akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kini kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi peserta didik mulai kembali berjalan normal.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyatakan bahwa aktivitas pembelajaran di sekolah, khususnya jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), telah kembali dilaksanakan secara normal melalui pembelajaran tatap muka.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat sempat memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring bagi satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta.
Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan serta keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik.
Kepala Dinas Pendidikan, H. Dahlan saat di Konfirmasi lewat Via WhatsApp mengatakan, seiring membaiknya kondisi lingkungan dan kualitas udara, sistem pembelajaran yang sebelumnya dilakukan secara daring kini kembali dilaksanakan secara langsung di sekolah,” ujarnya, Selasa 3 November 2026.
“Untuk aktivitas kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, khususnya tingkat SD dan SMP, saat ini sudah kembali normal seperti biasanya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Dengan kembali normalnya aktivitas pendidikan ini, para siswa diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran secara maksimal, sementara para tenaga pendidik kembali menjalankan kegiatan belajar mengajar sebagaimana mestinya.
Meski demikian, pengalaman terganggunya aktivitas pendidikan akibat kabut asap selama hampir satu bulan menjadi perhatian penting bagi seluruh pihak. Perlindungan kesehatan peserta didik harus tetap menjadi prioritas apabila sewaktu-waktu kondisi kualitas udara kembali memburuk.
Kembalinya pembelajaran tatap muka ini menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Diharapkan kegiatan belajar mengajar dapat terus berlangsung kondusif sehingga tidak semakin menghambat proses pendidikan dan pencapaian pembelajaran para siswa. (YS)
