Haji Halim Tutup Usia, Ustaz Abdul Somad Sampaikan Duka

0 0
Read Time:1 Minute, 51 Second

Palembang, RBO — Ustaz Abdul Somad (UAS) menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya tokoh masyarakat Palembang, Sumatera Selatan, Kemas (KMS) Haji Abdul Halim Ali, yang meninggal dunia pada Kamis (22/1/2026).

Almarhum yang akrab disapa Haji Halim mengembuskan napas terakhir di RS Siti Fatimah Az-Zahra Palembang sekitar pukul 14.30 WIB, setelah berjuang melawan komplikasi penyakit yang dideritanya lebih dari satu tahun terakhir.

Semasa hidupnya, Haji Halim dikenal sebagai pengusaha sukses sekaligus salah satu tokoh terkaya di Sumatera Selatan.

Melalui akun Instagram resminya, @ustadzabdulsomad_official, UAS menyampaikan belasungkawa dan doa untuk almarhum.

“Turut berduka cita atas wafatnya Bapak Kemas Haji Abdul Halim Ali. Semoga Allah membalas segala amal shalih beliau, mengampuni segala salah dan dosa,” tulis UAS, Kamis (23/1/2026).

Unggahan tersebut disertai doa dalam bahasa Arab yang memohon ampunan, rahmat, serta kelapangan kubur bagi almarhum. Dalam foto yang dibagikan, tampak UAS bersama Haji Halim dan sejumlah tokoh ulama dalam suasana silaturahmi.

Sebelum wafat, Haji Halim sempat menjalani perawatan intensif di ruang Cardiovascular Care Unit (CVCU) dan Intensive Cardiology Care Unit (ICCU) akibat kondisi kesehatan yang kritis. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Siti Fatimah Az-Zahra, Prof. dr. Ali Ghanie, Sp.PD-KKV, FINASIM, membenarkan kondisi kritis tersebut.

Haji Halim diketahui mengalami komplikasi serius pada jantung, paru-paru, dan fungsi liver.

Jenazah Haji Halim dimakamkan pada Jumat (23/1/2026) usai salat Jumat di pemakaman keluarga di Jalan Dr M Isa, Palembang, berdampingan dengan sang istri almarhumah Nyimas Hj Aminah yang wafat pada 2025. Sebelumnya, jenazah disalatkan di Masjid Agung Palembang dan Masjid Al Falah.

Putra almarhum, Kms H Umar Halim, mewakili keluarga besar memohon doa dari masyarakat agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta seluruh amal ibadahnya diterima.

Kemas Haji Abdul Halim Ali dikenal luas sebagai pengusaha di bidang perkebunan karet dan kelapa sawit, serta pertambangan batubara. Ia merupakan pemilik PT Sentosa Mulia Bahagia Palembang dan memiliki sejumlah izin usaha pertambangan di Kabupaten Musi Banyuasin.

Selain dikenal sebagai tokoh kaya, almarhum juga dikenal dermawan, dekat dengan ulama, patuh pajak, dan aktif dalam kegiatan sosial. Pada 2021, Haji Halim tercatat mewakafkan uang sebesar Rp100 juta kepada Badan Wakaf Indonesia Sumatera Selatan.

Wafatnya Haji Halim meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat Palembang. (Nov)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *