Doa Untuk Koruptor

0 0
Read Time:6 Minute, 52 Second

Penulis: Abd.Mukti
Pemerhati Kehidupan Beragama

Salah satu sikap ‘mahmudah’ dalam Islam adalah berbuat baik kepada sesama, termasuk ‘berbuat baik’ kepada koruptor. Saudara kita yang zalim itu wajib kita tolong.

Kalau mereka tidak ditolong kasihan karena ancaman dosanya sangat dahsyat. Rasulullah telah memberikan ultimatum kepada pemimpin atau pejabat yang korup dalam sabdanya :

عَنْ مَعْقِلِ بْنِ يَسَارٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اَللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: مَا مِنْ عَبْدِ يَسْتَرْعِيهِ اللَّهُ رَعِيَّةً, يَمُوتُ يَوْمَ يَمُوتُ, وَهُوَ غَاشٌّ لِرَعِيَّتِهِ, إِلَّا حَرَّمَ اَللَّهُ عَلَيْهِ اَلْجَنَّةَ – مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Ma’qil bin Yasâr Radhiyallahu anhu berkata, aku mendengar Rasûlullâh Saw bersabda, “Tidaklah seorang hamba pun yang diberi amanah oleh Allâh untuk memimpin bawahannya yang pada hari kematiannya ia masih berbuat curang atau menipu rakyatnya, melainkan Allâh mengharamkan surga atasnya.” [Muttafaq alaih]

Bukan main-main ancamannya bagi pejabat yang curang menipu rakyatnya, ancamannya haram masuk surga. Na’udzubillahi mindzalik.

Nabishallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda,
لعنَ رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليْهِ وسلَّمَ الرَّاشِيَ والْمُرْتَشِيَ
“Allah melaknat pemberi suap dan penerima suap.” (HR. Tirmidzi no. 1337)

Hadits ini menunjukkan bahwa risywah, suap atau gratifikasi dosa besar dilaknat Rasulullah saw.

Koruptor adalah salah satu profil manusia zalim. Karena dengan perbuatan korupsinya dampaknya sangat luas.

Hasil korupsinya yang jumlahnya milyaran rupiah atau bahkan trilyunan rupiah yang seharusnya bisa masuk APBN/APBD untuk biaya pembangunan termasuk anggaran bansos untuk orang-orang miskin, bisa untuk membangun jembatan yang rusak sehingga anak-anak berangkat ke sekolah tidak menyeberang sungai, Gedung sekolah yang rusak, jalan transportasi dapat direnovasi. Dan tentu bisa untuk anggaran rekrutmen cpns baru untuk mengurangi pengangguran

Yuk Kita Berdoa untuk Koruptor

Salah satu cara untuk menolong koruptor adalah dengan berdoa kepada Allah. Doa tidak hanya menguatkan hati, tetapi juga menjadi pengingat agar kita selalu berjalan di jalan yang lurus. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an:

“Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan cara yang batil dan janganlah kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebagian dari harta orang lain dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 188).

Dalam ayat ini, Allah secara tegas melarang tindakan memperkaya diri sendiri dengan cara yang haram, termasuk praktik korupsi yang merugikan orang lain.

Inilah doa agar terhindar dari praktik korupsi

Doa untuk para koruptor dipanjatkan agar mereka segera diberikan hidayah, sadar akan penderitaan rakyat, dan bertaubat nasuha. Umat juga dianjurkan berdoa agar bangsa Indonesia terbebas dari para pelaku kezaliman.

Berikut adalah lafal doa yang dapat dipanjatkan, bersumber dari berbagai referensi doa kebaikan dan anti-korupsi:

Doa Memohon Hidayah dan Taubat bagi Koruptor:

“Ya Allah, berikanlah hidayah kepada para koruptor. Bukakanlah pintu hati mereka agar menyadari bahwa perbuatan yang mereka lakukan adalah kezaliman yang merugikan rakyat dan negara. Sadarkanlah mereka untuk bertaubat, mengembalikan hak-hak yang telah diambil, dan memohon ampun kepada-Mu.”

Doa Memohon Perlindungan Bangsa dari Kezaliman:

“Ya Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, selamatkanlah bangsa kami dari segala macam bentuk praktik korupsi dan penguasa yang zalim. Anugerahkanlah sifat amanah dan rasa cukup kepada para pemimpin kami, serta jauhkanlah mereka dari sifat serakah. Berikanlah kekuatan kepada para penegak hukum untuk memberantas kejahatan ini demi kemaslahatan seluruh rakyat Indonesia.”

Berikut doa yang disampaikan Rasulullah saw agar tercukupi rezkinya yang halal sehingga tidak korupsi :

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ. واه الترمذي

“Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki yang halal sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan anugerah-Mu sehingga aku tidak bergantung kepada selain-Mu.”

Berikut ini doa KPK untuk para koruptor:

“Negeri kami negeri pencoleng dan penipu, negeri penuh dengan penyogok dan koruptor, penuh fitnah dan kotor. Ya Allah ya Tuhan kami, kini mobil, tanah, deposito, dinasti, kepangkatan, politik, dan kekuasaan disembah-sembah bagai Tuhan, dominasi materi menggantikan Tuhan. Ya Allah ya Tuhan kami, jangan kiranya biarkan bangsa kami didominasi oleh para koruptor yang ingin menggeser kekuasaan di Kau, Ya Allah, Ya Allah, Ya Allah, Ya Tuhan kami.”

Lantunan doa puisi itu diucapkan dengan khidmat oleh budayawan Taufik Ismail dalam acara peletakan batu pertama gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi, (detiknews,10/12/2013).

Mantapkan Iman !

Disamping doa yang dipanjatkan kepada Allah juga perlu pemantapan iman. Karena faktor dominan penyebab para oknum pejabat itu korupsi adalah karena lemahnya iman.

Imannya sudah luntur. Karena selama dalam jiwanya ada iman yang kokoh insya Allah tidak akan berbuat korupsi. Karena iman dapat menjadi benteng dari kemaksiatan dan kezaliman termasuk korupsi, sebagaimana hadits ini :

قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَزْنِي الزَّانِي حِينَ يَزْنِي وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلَا يَشْرَبُ الْخَمْرَ حِينَ يَشْرَبُهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلَا يَسْرِقُ السَّارِقُ حِينَ يَسْرِقُ وَهُوَ مُؤْمِنٌ وزاد في رواية: وَلَا يَنْتَهِبُ نُهْبَةً ذَاتَ شَرَفٍ يَرْفَعُ النَّاسُ إِلَيْهِ أَبْصَارَهُمْ فِيهَا حِينَ يَنْتَهِبُهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ

“Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi Saw. Bersabda: Tidak akan berzina seorang pelacur di waktu berzina jika ia sedang beriman, dan tidak akan minum khamr, di waktu minum jika ia sedang beriman, dan tidak akan mencuri, di waktu mencuri jika ia sedang beriman. Di lain riwayat: Dan tidak akan merampas rampasan yang berharga sehingga orang-orang membelalakkan mata kepadanya, ketika merampas jika ia sedang beriman.” (Bukhari, Muslim).
Insyaallah jika seseorang imannya masih lengket kokoh, tidak luntur tidak akan berbuat maksiat dan zalim. Tapi sebaliknya jika imannya luntur, lemah, akan rentan terjebak dalam kemaksiatan dan kezaliman termasuk korupsi.

Iman adalah percaya dan yakin bahwa apa yang disampaikan Allah dan Rasulnya itu benar. Termasuk percaya dengan keyakinan yang mantap dalam hati bahwa ancaman azab neraka bagi koruptor itu benar adanya nanti di akhirat.

Membudayanya korupsi di negeri ini tak bisa dipisahkan dengan keroposnya keimanan masyarakat akan ancaman azab neraka yang termaktub dalam Al-Quran dan Hadits.

Antara lain surah At-Taubah ayat 81 menyebutkan : ” Katakanlah (Nabi Muhammad), “Api neraka Jahanam lebih panas.” Seandainya saja selama ini mereka memahami.”.

Dalam surah An-Nisa ayat 56 juga dijelaskan :

“Sesungguhnya orang-orang yang kufur pada ayat-ayat Kami kelak akan Kami masukkan ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti dengan kulit yang lain agar mereka merasakan (kepedihan) azab. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana”

Selain dalam Al-Quran juga dijelaskan dalam hadits antara lain :
Terkait hal ini, Abu Said Al-Khudri r.a. telah meriwayatkan suatu hadis sebagai berikut.

أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِنَّ أَدْنَى أَهْلِ النَّارِ عَذَابًا يَنْتَعِلُ بِنَعْلَيْنِ مِنْ نَارٍ ، يَغْلِي دِمَاغُهُ مِنْ حَرَارَةِ نَعْلَيْهِ. رواه مسلم.

Rasulullah saw. bersabda, “Sungguh siksaan yang paling ringan bagi penduduk neraka adalah ia memakai sandal dari api yang dapat mendidihkan otaknya karena panasnya kedua sandalnya.” (HR. Muslim).

Jika kita umat benar-benar berdoa kepada Allah swt dengan khusuk dan dengan penuh keyakinan, insya Allah terkabul. Aamiin. Nashrun Minallah Wafathun Qariib.

 

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *