Dikerja 68 Hari, Gubernur Resmikan 50 Unit Huntap bagi Korban Bencana di Luwu Utara

https://www.profitablecpmrate.com/ki4sf672yj?key=11d19e0ce7111b57c69b1b76cd2593c6

LUWU UTARA, RB – Padatnya agenda Prof Nurdin Abdullah sebagai Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), bukan penghalang untuk hadir secara langsung meresmikan 50 unit hunian tetap (huntap) bagi korban bencana banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara (Lutra).

Bersama Bupati Lutra, Indah Putri Indriani, ia hadir dalam acara Serah Terima 50 Unit Huntap yang dibangun hanya dalam waktu 68 hari kerja, di Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba.

Nurdin Abdullah mengaku bersyukur atas selesainya 50 unit huntap bantuan Pemprov Sulsel kepada Pemda Lutra, untuk selanjutnya diberikan kepada para korban bencana banjir bandang yang telah kehilangan tempat tinggal.

“Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, karena atas upaya dari Ibu Bupati yang beliau hadirkan kepada kita semua,” kata Nurdin, Rabu, (30/12/2020).

Ia mengatakan, kewajiban pemerintah provinsi untuk selalu hadir mensupport seluruh Bupati/Wali Kota di Sulsel.

“Saya kira inilah kewajiban pemerintah. Di saat ada masalah yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, maka pemerintah harus hadir,” imbuhnya.

Nurdin juga merasa takjub atas selesainya 50 unit huntap di Lutra. Menurutnya, huntap yang dibangun ini adalah huntap yang bisa menginspirasi siapa saja, karena dibangun cepat, dengan harga murah.

“Saya terinspirasi dengan rumah ini. Saya juga nggak paham, rumah ini dibangun cepat, harga murah, tapi kualitasnya sangat baik,” tandasnya.

Senada Gubernur, Bupati Lutra Indah Putri Indriani juga tak lupa menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas rampungnya 50 unit huntap bagi korban bencana.

“Alhamdulillah, hari ini Pak Gubernur hadir di tengah-tengah kita. Beliau tidak sekadar hadir, tapi beliau hadir selalu membawa sesuatu buat kita, masyarakat Luwu Utara,” kata Indah.

Dirinya berjanji, setelah bangunan huntap diserahterimakan, Pemda Lutra akan mengatur lebih lanjut bagaimana metode pembagiannya kepada masyarakat korban bencana.

“Setelah bangunan ini diserahterimakan, kami akan segera bagikan, mungkin dengan metode yang akan diatur lebih lanjut. Mengingat belum semuanya yang dapat,” ujar Indah.

Kendati demikian, ia mengutarakan bahwa sudah ada jaminan dari gubernur untuk tetap melanjutkan pembangunan huntap bagi korban bencana.

“Sekali lagi terima kasih kepada Bapak Gubernur. Kami doakan Bapak Gubernur tetap sehat dan dapat kembali memikirkan kita semua, khususnya para korban bencana,” ucap Indah.

Sebelumnya, General Manager Project PT. Tata Logam Lestari yang mendesain rumah domus atau rumah permanen instan, Krisna Dewanty, mengatakan, pengerjaan rumah atau huntap ini memakan waktu hanya 68 hari kerja.

Ia menyebutkan, 50 unit huntap ini dikerjakan mulai 13 Oktober 2020, sampai selesai sesuai dengan kontrak kerja tanggal 22 Desember 2020.

“Alhamdulillah, dengan segala proses dan kendala yang ada, kami mampu merampungkan huntap ini. Untuk itu, terima kasih kepada seluruh pihak, terkhusus Bapak Gubernur, Ibu Bupati, Pak Camat, dan semua pihak, bapak dan ibu, masyarakat Luwu Utara,” katanya.

Ia mengaku tidak bisa membangun tanpa dukungan semua pihak, khususnya para pejabat yang ikut mensupport. Ia berharap, bangunan huntap ini bermanfaat untuk masyarakat Lutra, khususnya para korban yang telah kehilangan tempat tinggal.

Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Ikut hadir, Ketua DPRD Lutra Basir, Sekda Lutra Armiady, Pabung Mayor Arm Syafaruddin, Wakapolres Kompol Amir Madjis, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah lainnya. (Mahmud Sewang)

Related posts

Leave a Comment