Pemkab Simalungun Perkuat Komitmen, Akan Wajib Belajar 13 Tahun: Bunda PAUD Simalungun Resmikan 2 TK Negeri Pembina
Simalungun, RBO – Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Simalungun terus mewujudkan perhatian nyata terhadap kualitas pendidikan sejak usia dini.
Hal ini dibuktikan dengan peresmian 2 unit TK negeri Pembina yang berlokasi di Kecamatan Dolok Panribuan dan Kecamatan Tanah Jawa, sebagai langkah strategis untuk mendukung pelaksanaan Wajib Belajar 13 Tahun di daerah tersebut.
Peresmian dilakukan secara langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Simalungun,Ny. Darmawati Anton Achmad Saragih yang diawali dengan pemotongan pita di lokasi TK Negeri Pembina di Kecamatan Dolok Panribuan Kabupaten Simalungun Sumatera Utara yang baru dioperasionalkan pada Selasa,28-07-2026.
Momen istimewa ini juga ditandai dengan penanaman pohon di lingkungan sekolah, sebagai simbol kepedulian melestarikan alam sekaligus sarana mengajarkan anak anak mencintai lingkungan sejak dini.
Kedatangan Bunda PAUD didampingi Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Simalungun,Ny. Yulince Andreas Simamora beserta jajaran pengurus,yang disambut dengan penuh sukacita oleh warga setempat.
Senyum juga keceriaan tampak terpancar dengan jelas dari wajah para peserta didik, guru, orang tua, serta warga masyarakat yang telah menanti momen tersebut.
Rombongan juga meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana sekolah serta berinteraksi akrab dengan anak anak.
Dalam sambutannya Camat Dolok Panribuan, Nopen Sijabat menyampaikan apresiasi yang mendalam juga menjadi harapan agar kehadiran Bunda PAUD senantiasa memberikan dorongan, pembinaan dan motivasi bagi seluruh satuan pendidikan anak usia dini untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan bagi masyarakat luas.
Sementara itu Ny. Darmawati Anton Achmad Saragih dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan TK Negeri Pembina ini adalah wujud nyata komitmen Pemkab Simalungun dalam memperluas akses pendidikan PAUD yang berkualitas, merata dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.
“Atas nama Bunda PAUD Kabupaten Simalungun, saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas hadirnya TK Negeri Pembina ini sebagai wujud komitmen Pemkab Simalungun dalam memperluas akses layanan PAUD yang berkualitas, merata, dan terjangkau bagi semua masyarakat”, ujarnya penuh semangat.
Lebih lanjut Ny. Darmawati menjelaskan, kehadirannya bukan sekedar meresmikan bangunan, melainkan memastikan Program Wajib Belajar 13 Tahun yang diawali dengan satu tahun pendidikan prasekolah dapat berjalan maksimal.
Langkah ini sangat penting guna membangun fondasi pendidikan yang kuat, membentuk karakter yang baik, melatih kemampuan bersosialisasi, serta menumbuhkan rasa percaya diri anak anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.
Bunda PAUD berharap sekolah ini tumbuh menjadi lingkungan yang ramah anak, nyaman, bersih juga menyenangkan, dikelola dengan dukungan pendidik yang profesional, penuh kasih sayang, serta mampu menggali potensi unik setiap anak.
Bunda PAUD juga mengajak seluruh elemen pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dunia usaha, dan masyarakat untuk bersinergi,sebab keberhasilan pendidikan adalah tanggung jawab bersama.
Kepada para guru, Ny. Darmawati menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian yang luar biasa,dan mengajak untuk terus menjadi pendidik yang kreatif, inspiratif, serta memberi teladan terbaik bagi anak didik.
“Peran keluarga di rumah pun ditekankan sangat penting untuk menyukseskan tumbuh kembang anak melalui kerjasama yang erat antara rumah, sekolah dan masyarakat”, katanya.
Usai meresmikan di Dolok Panribuan, rombongan melanjutkan kunjungan ke TK Negeri Pembina di Kecamatan Tanah Jawa untuk melaksanakan jenis kegiatan yang sama, meninjau fasilitas serta berdialog dengan guru juga orang tua siswa.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Dinas pendidikan kabupaten Simalungun, Arismen Damanik, Camat di dua wilayah beserta Forkopimca, kepala sekolah, guru, tokoh masyarakat hingga para orang tua siswa.
Dengan berdirinya dua TK Negeri Pembina ini, Pemkab Simalungun berharap terbentuk pusat layanan pendidikan anak usia dini yang unggul dan berkualitas yang pada akhirnya melahirkan generasi emas, sehat, cerdas,, berkarakter, serta berdaya saing menuju Simalungun yang semakin maju. (Hasian)
