Pemkab Simalungun Raih Penghargaan Terbaik I di acara PIISU ke-12 Tahun 2026

0 0
Read Time:3 Minute, 23 Second

Simalungun, RBO – Pemerintah Kabupaten Simalungun kembali mengukir prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi dari pemerintah provinsi Sumatera Utara dalam ajang Pemkab Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PIISU) yang memasuki penyelenggaraan ke-12 tahun 2026.

Acara akbar ini berlangsung mulai tanggal 10 hingga tanggal 13 Juni 2026., bertempat di kota wisata Parapat,Kec. Girsang Sipangan Bolon Kab. Simalungun, sebuah lokasi indah yang menjadi saksi keberhasilan salah satu daerah di Sumatera Utara dalam membangun perekonomiannya.

Penghargaan yang diterima merupakan anugerah tertinggi yang diberikan kepada Pemkab ( Pemerintah kabupaten) Simalungun yaitu predikat terbaik I Realisasi Investasi terbesar Tahun 2025.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan capaian realisasi penanaman modal, sekaligus keberhasilannya menciptakan iklim usaha yang kondusif, aman,dan menguntungkan bagi para pelaku usaha di Propinsi Sumatera Utara.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara,M. Bobby Afif Nasution kepada Bupati kabupaten Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih,saat sesi pembukaan resmi kegiatan PIISU yang dilaksanakan pada Kamis,11-06-2026.

Momen menjadi bukti bahwa kebijakan dan kerja keras Pemkab Simalungun untuk memajukan sektor investasi telah diakui secara luas di tingkat Provinsi.

Kegiatan PIISU secara resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara dan dihadiri oleh Wakil Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia,Sonny Harry Budiutomo Harmadi juga sejumlah kepala daerah se-Sumatera Utara.

Dalam sambutannya Gubsu mendorong para Bupati dan Walikota se-Sumut memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui penerapan feasibility study atau studi kelayakan usaha.

Langkah tersebut dinilai penting agar pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dilakukan secara lebih terukur, berbasis data serta mampu menarik minat investor.

Gubsu menjelaskan lagi, bahwa studi kelayakan akan membantu pemerintah daerah menilai potensi usaha secara objektif, menentukan arah pengembangan UMKM, serta mempermudah akses pembiayaan dari perbankan maupun program bantuan pemerintah.

“Jadi jika ingin menawarkan investasi,baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri, tinggal membawa data UMKM yang sudah memiliki studi kelayakan. UMKM tidak hanya secara umum, tetapi harus dianalisis kelayakannya secara terstruktur agar bisa naik kelas serta memiliki daya saing”, ujarnya.

Gubsu melanjutkan penjelasannya bahwa Pemprovsu terus mendorong peningkatan daya saing UMKM melalui percepatan digitalisasi, perluasan akses pembiayaan, kemudian kemudahan perizinan berusaha,juga fasilitasi sertifikasi halal.

Selain itu para pelaku UMKM juga didorong untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk, agar mampu menjalin kemitraan dengan pelaku usaha besar serta memperluas akses pasar.

Lebih lanjut Gubsu menjelaskan bahwa inovasi dan investasi merupakan 2 pilar utama untuk mempercepat pembangunan daerah yang sekaligus meningkatkan daya saing Sumut, di tingkat nasional maupun internasional.

Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi dan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. “Inovasi harus terus didorong, sementara investasi perlu difasilitasi sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat”, tegasnya.

Gubsu juga berharap seluruh rangkaian kegiatan PIISU 2026, mulai dari pameran inovasi daerah, promosi peluang investasi, forum bisnis,temu investor, business matching, hingga pertunjukan seni dan budaya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha dan Masyarakat.

Menerima penghargaan dari Gubsu, Bupati Simalungun menyampaikan terimakasih kepada Pemprovsu atas Penghargaan yang diberikan kepada Pemkab Simalungun.

“Penghargaan yang diraih Pemkab Simalungun merupakan keberhasilan kita bersama. Saya mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumatera Utara atas penghargaan yang diberikan kepada Pemkab Simalungun”, ujarnya.

Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak juga masyarakat yang telah memberikan perhatian maupun dukungan kepada Pemkab Simalungun dalam menjaga situasi yang kondusif di daerah kabupaten Simalungun.

Menurut Bupati Simalungun penyelenggaraan PIISU 2026 di kawasan Parapat menjadi kesempatan penting untuk semakin memperkuat posisi kabupaten Simalungun sebagai gerbang utama kawasan danau Toba sekaligus daerah yang terbuka terhadap investasi dan inovasi.

“Kami berharap melalui kegiatan ini akan lahir berbagai peluang kerja sama dan investasi yang mampu mendorong pertumbuhan perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, meningkatkan daya saing UMKM,dan pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat kabupaten Simalungun”, ujarnya penuh harap.

Pembukaan PIISU 2026 ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama kemitraan antara pelaku usaha besar dengan UMKM. Di antaranya, Atsari Hotel dan Grand Tamaro Hotel dengan UMKM Makmur Jaya untuk memasarkan kerupuk Fish Skin Tilapia, juga PT. Aqua Farm Nusantara menjalin kemitraan dengan UMKM Makmur Jaya untuk penyedia bahan baku kerupuk Fish Skin. (Hasian)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *