Pemkab Subang Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani melalui MBG

0 0
Read Time:1 Minute, 27 Second

SUBANG, RBO – Pemerintah Kabupaten Subang menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Salah satu langkah yang ditempuh yakni mendorong seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memprioritaskan penyerapan hasil pertanian lokal sebagai bahan baku penyediaan menu MBG.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang, H.Rahmat Effendi, mengatakan SPPG diharapkan membeli berbagai kebutuhan pangan, seperti beras, sayur-sayuran, buah-buahan, hingga komoditas lainnya yang diproduksi oleh petani Subang.

Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan agar keberadaan dapur MBG tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima program, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah melalui peningkatan pendapatan petani lokal.

Di sisi lain, Rahmat mengungkapkan masih terdapat beberapa SPPG yang menggunakan beras tanpa Nomor Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT).

Untuk itu, pihaknya mengimbau seluruh dapur MBG agar menggunakan beras yang telah memiliki nomor registrasi izin edar sesuai ketentuan.

Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan juga mendorong para produsen beras di Kabupaten Subang segera mendaftarkan produknya agar memperoleh nomor registrasi PSAT sebagai syarat legalitas peredaran pangan.

“Pemerintah Kabupaten Subang terus mendorong SPPG mengutamakan penggunaan hasil pertanian petani lokal agar manfaat ekonomi dari Program Makan Bergizi Gratis dapat dirasakan langsung oleh para petani,” ujar Rahmat Effendi yang juga menjabat sebagai Asda I Pemkab Subang.

Ia menambahkan, keterlibatan petani sebagai pemasok utama bahan pangan menjadi kunci agar dampak ekonomi program MBG semakin luas.

Dengan demikian, hasil panen petani memiliki pasar yang jelas dan berkelanjutan.

Untuk memastikan ketersediaan pasokan sesuai kebutuhan, SPPG juga diminta menjalin koordinasi intensif dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang.

Langkah tersebut diperlukan agar jenis dan volume komoditas yang dipasok dapat disesuaikan dengan potensi hasil pertanian lokal, sehingga Program Makan Bergizi Gratis mampu berjalan optimal sekaligus menjadi penggerak ekonomi sektor pertanian di Kabupaten Subang. (A.Wahyudin)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *