Terkait Gejolak Harga Sawit, Bupati Zukri Tegaskan Jangan Rugikan Petani

0 0
Read Time:1 Minute, 43 Second

Pelalawan, RBO – Bupati Pelalawan H. Zukri memimpin langsung rapat pembahasan gejolak harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit oleh Pabrik Kelapa Sawit (PKS), yang digelar di halaman Kantor Bupati Pelalawan, Selasa (26/5/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, SIK , perwakilan Kejaksaan Negeri Pelalawan, Pabung Kodim 0313/KPR selaku perwakilan TNI, Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan, perwakilan perusahaan sawit yang beroperasi di Pelalawan, serta kepala OPD terkait.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas fenomena terbaru yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, di mana harga TBS sawit di wilayah Kabupaten Pelalawan mengalami penurunan yang cukup signifikan. Bahkan di sejumlah titik, harga di tingkat petani dilaporkan turun jauh sehingga menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Bupati Zukri secara langsung meminta masing-masing perusahaan menyampaikan data harga pembelian TBS dan harga penjualan crude palm oil (CPO). Dari hasil pemaparan, ditemukan adanya perbedaan harga yang cukup bervariasi antar perusahaan.

Menanggapi hal itu, Bupati Zukri menegaskan agar perusahaan tidak menetapkan harga yang merugikan petani.

“Saya minta harga pembelian TBS jangan sampai mendzolimi petani. Jangan sampai masyarakat yang menggantungkan hidup dari sawit justru dirugikan. Saya tidak mau ada kezaliman, perusahaan membeli TBS dengan harga rendah tapi menjual CPO dengan harga tinggi.” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Bupati meminta adanya keseragaman harga pembelian TBS di seluruh perusahaan sawit di Kabupaten Pelalawan, dengan kisaran Rp2.960 hingga Rp3.050 per kilogram. Rentang harga tersebut nantinya akan disesuaikan dengan perkembangan harga CPO di pasar.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pelalawan akan membentuk mekanisme pelaporan harga melalui grup koordinasi, sehingga setiap perusahaan dapat secara rutin melaporkan harga pembelian TBS. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan pengawasan.

Bupati juga menegaskan bahwa evaluasi akan dilakukan terhadap perusahaan, serta meminta seluruh pihak untuk berkoordinasi dengan dinas terkait.

Pemerintah daerah bersama Forkopimda akan membentuk tim khusus untuk melakukan pemantauan langsung ke lapangan, baik ke perusahaan, tempat penampungan (peron), maupun ke petani.

Di akhir arahannya, Bupati Zukri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perwakilan perusahaan yang telah hadir dan berkomitmen untuk bersama-sama menjaga stabilitas harga sawit di Kabupaten Pelalawan. (Sur)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *