Bupati Subang Hapus Korwil, Lantik 238 Kepsek Pendidikan untuk Cegah Penyelewengan Dana BOS 

0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

SUBANG, RBO – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita melantik Pejabat Fungsional dan 238 Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, pada Selasa (19/05/2026) di Aula Oman Syahroni, Kantor Bupati Subang.

Dalam pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut, Bupati Subang, Kang Rey berpesan seluruh pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan sebaik mungkin.

Khusus bagi Kepala Sekolah yang dilantik, Kang Rey berharap mampu menjadi kekuatan baru agar pengelolaan Dana BOS di Kabupaten Subang semakin baik.

“Mudah-mudahan dengan dilantiknya 238 Kepala Sekolah menambah kekuatan agar tidak ditemukan lagi penyalahgunaan anggaran BOS”tegasnya

Kepada awak media, Kang Rey menuturkan bahwa pengelolaan Dana BOS masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

Melihat hal tersebut, Kang Rey mengambil langkah-langkah, salah satunya dengan menghapus Korwil Pendidikan agar tidak ada lagi perantara komunikasi antara Kepala Sekolah dengan Dinas Pendidikan.

“Dana BOS selalu jadi objek pemeriksaan BPK. Di masa kepemimpinan Saya, Saya hapus korwil. Saya tidak ingin ada lagi ada _via_ antara Kepala Sekolah dengan Dinas Pendidikan dijembatani Korwil sehingga menghapus salah satu unsur penyebab penyelewengan Dana BOS,” tegasnya.

Kang Rey juga tidak menutup mata pada beban Kepala Sekolah dalam penyusunan SPJ dan hal administrasi dalam pelaporan Dana BOS.

Untuk itu, Kang Rey sedang mendesain agar setiap sekolah memiliki ASN pendamping untuk menyelesaikan hal administratif agar Kepala Sekolah fokus dalam membenahi sekolahnya masing-masing.

“Kadang bukan karena nakal tapi ada Kepala Sekolah yang tidak mengerti cara mengelola keuangan, cara mengelola dana sehingga asal-asalan dalam pembuatan SPJ. Saya ingin kepsek fokus saja pada pembenahan sekolahnya sehingga urusan Dana BOS nanti kita siapkan ASN kita untuk mendampingi sekolah untuk mengurus spj dan administrasi,” jelasnya.

Menurut Kang Rey, langkah memberi pendamping SPJ bagi sekolah tidak hanya membantu Kepala Sekolah, tetapi juga memperkecil ruang penyelewengan dalam pengelolaan anggaran dan penyusunan SPJ.

“Ketika nanti ada penyelewengan, Saya tahu dan tidak boleh lagi ada alasan tidak tahu, karena ASN yg ditunjuk sudah disiapkan,” tutup Kang Rey.

Turut hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Bupati, Asisten Daerah, Kepala OPD, dan tamu undangan lainnya. (A. Wahyudin)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *