BAZNAS Suban Gelar Pelatuhan Juleha untuk Perketat Standar Kurban
SUBANG, RBO – Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Subang memperketat standar penyembelihan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha dengan menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) di aula kantor BAZNAS Subang, Kamis kemarin.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Daerah Kabupaten Subang, Rahmat Effendi, serta dihadiri perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Subang dan sejumlah pihak terkait lainnya.
Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas para juru sembelih agar memahami tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam dan standar halal yang benar.
Ketua BAZNAS Subang, Ahmad Sukandar, menegaskan bahwa pelatihan tersebut digelar sebagai respons atas masih ditemukannya praktik penyembelihan hewan kurban yang belum memenuhi standar halal di lapangan.
Menurutnya, masih banyak juru sembelih yang melakukan proses penyembelihan tanpa memahami kaidah syariat secara tepat.
“Pelatihan Juleha ini dalam rangka memberikan kapasitas kepada para juru sembelih tentang standar sembelih yang halal. Sebab saat ini ditengarai banyak juru sembelih hewan kurban asal menyembelih saja, tidak tahu standarnya,” ujar Ahmad Sukandar kepada awak media.
Pelatihan tersebut diikuti sekitar 35 peserta yang berasal dari 30 kecamatan di Kabupaten Subang. Para peserta mendapatkan pembekalan teknis sekaligus pemahaman syariat mengenai tata cara penyembelihan hewan yang benar dan halal.
Ahmad Sukandar menjelaskan, penyembelihan hewan tidak boleh dilakukan sembarangan karena harus memenuhi ketentuan syariat agar daging yang dihasilkan dinilai halal dan layak dikonsumsi.
Ia menyebut terdapat empat saluran utama yang wajib terputus dalam proses penyembelihan, yakni saluran pernapasan (Al hulqum), saluran makanan dan minuman (Al mari’), serta dua urat nadi di sisi kiri dan kanan leher hewan.
“Ada empat saluran yang harus terputus saat menyembelih hewan. Empat saluran ini harus terputus agar hasil penyembelihan dianggap halal,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ahmad Sukandar menyampaikan bahwa pelatihan Juleha merupakan bagian dari lima program unggulan BAZNAS Subang, yakni Subang Cageur, Subang Bageur, Subang Bener, Subang Pinter, dan Subang Singer.
Program pelatihan Juleha sendiri masuk dalam program Subang Singer yang berfokus pada peningkatan keterampilan dan kapasitas masyarakat.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Subang berharap para juru sembelih di daerah dapat semakin profesional, memahami standar halal secara menyeluruh, serta tidak lagi melakukan penyembelihan secara asal-asalan, khususnya saat meningkatnya aktivitas penyembelihan hewan kurban menjelang Idul Adha. (A. Wahyudin)
