Apel Besar di OKI Satukan Elemen Bangsa Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla

0 0
Read Time:1 Minute, 51 Second

KAYUAGUNG, RBO — Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui Apel Besar Sabuk Kamtibmas, Bhabinkamtibmas, dan Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, di halaman GOR Perahu Kajang Kayuagung, Rabu (22/4/2026).

Apel ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan seluruh elemen dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus mewujudkan target zero karhutla di wilayah OKI. Ratusan peserta dari berbagai unsur hadir, mulai dari Bhabinkamtibmas, TNI, BPBD, Manggala Agni, hingga organisasi kemasyarakatan dan komunitas sipil.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa konsep Sabuk Kamtibmas merupakan simbol pengikat, penguat, sekaligus pelindung masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, seluruh elemen didorong memperkuat kolaborasi dalam mendeteksi serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

“Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab bersama. Sabuk Kamtibmas adalah simbol persatuan dalam menjaga stabilitas dan melindungi masyarakat,” ujar Kapolda.

Selain penguatan keamanan berbasis komunitas, kegiatan ini juga menekankan pentingnya pencegahan karhutla melalui langkah preventif dan edukatif. Kapolda menginstruksikan seluruh pihak meningkatkan koordinasi lintas sektoral serta mengesampingkan ego sektoral dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Langkah tersebut sejalan dengan program Presisi Polri yang menitikberatkan pada keamanan prediktif dan partisipasi aktif masyarakat. Stabilitas keamanan yang terjaga dinilai menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi daerah.

Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan pula peninjauan peralatan penanggulangan karhutla serta simulasi sistem pengamanan kota guna memastikan kesiapan seluruh unsur menghadapi potensi bencana dan gangguan kamtibmas di Sumatera Selatan.

Kapolda juga menyampaikan pesan moral kepada seluruh peserta untuk menjadikan pengabdian sebagai ladang kebaikan bagi masyarakat. Menurutnya, nilai utama tugas kepolisian adalah memberikan manfaat nyata bagi sesama.

“Kamtibmas yang kondusif merupakan fondasi pembangunan. Tanpa rasa aman, tidak akan ada investasi dan kesejahteraan. Karena itu, mari kita jaga Sumatera Selatan bersama-sama,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud Polri yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada kolaborasi.

“Apel ini menunjukkan seluruh elemen masyarakat memiliki peran dalam menjaga keamanan. Sinergi inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.

Polda Sumatera Selatan memastikan program Sabuk Kamtibmas akan terus diperkuat secara berkelanjutan. Kabupaten OKI diproyeksikan menjadi wilayah percontohan dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan bebas karhutla di Sumatera Selatan. (Nov)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *