Wabup Sumedang Fajar Kunker ke Pemkot Bandar Lampung, Bahas Pariwisata, Pendidikan, dan Sampah
Bandar lampung, RBO -Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila didampingi Kepala Dinas Pendidikan Eka Ganjar Kurnia dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Wudan Lukmanul Hakim melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, Kamis (29/1/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat silaturahmi sekaligus bertukar pengalaman pembangunan, khususnya di sektor pariwisata, pendidikan, dan pengelolaan sampah.
Rombongan Wakil Bupati Sumedang diterima Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dalam pertemuan tersebut, Wabup Fajar menyampaikan ketertarikan Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk mengadopsi sejumlah praktik baik yang telah diterapkan Pemkot Bandar Lampung, terutama dalam pengembangan pariwisata dan penciptaan iklim investasi yang kondusif.
“Sumedang memiliki potensi alam yang besar. Namun, diperlukan penguatan branding serta kemudahan investasi agar lebih menarik bagi investor,” ujar Fajar.

Ia berharap kunjungan kerja tersebut dapat ditindaklanjuti dengan kerja sama konkret antar daerah demi mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
“Kami berharap sinergi antara Kabupaten Sumedang dan Kota Bandar Lampung dapat terus terjalin dan saling menguatkan,” katanya.
Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 81,26, pelaksanaan program pendidikan gratis, bantuan perlengkapan sekolah dan beasiswa, serta layanan kesehatan gratis bagi seluruh warga ber-KTP Bandar Lampung.
Di sektor lingkungan hidup, produksi sampah harian di Kota Bandar Lampung mencapai hampir 1.000 ton per hari, yang dikelola melalui penguatan armada dan sumber daya manusia, serta rencana penerapan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) pada 2028.
Adapun di sektor pariwisata, Pemkot Bandar Lampung mencatat kunjungan wisatawan lebih dari 3 juta orang per tahun, didukung beragam destinasi wisata alam, budaya, dan kuliner, serta penyelenggaraan event berskala besar yang turut mendorong pertumbuhan investasi dan perhotelan. (Nbbn)
