Laka Air di Pedamaran, Satu Korban Masih Dalam Pencarian

0 0
Read Time:1 Minute, 36 Second

OKI, RBO — Peristiwa kecelakaan air (laka air) terjadi di Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 17.45 WIB. Insiden tersebut melibatkan satu unit speed boat dengan tiga orang penumpang.

Dalam kejadian itu, dua orang penumpang berhasil selamat, sementara satu orang lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian.

Informasi yang dihimpun, speed boat tersebut berangkat dari Semuntul, Kabupaten Banyuasin, dengan tujuan menuju Sungai Kayuagung untuk mengikuti kegiatan cakat stempel.

Namun dalam perjalanan, diduga pengemudi kurang memahami jalur pelayaran sehingga kapal memasuki alur Sungai Pedamaran yang bukan merupakan rute tujuan.

Warga yang berada di sepanjang pinggiran sungai sempat memberikan peringatan bahwa jalur yang dilalui keliru. Namun, pengemudi tetap melanjutkan perjalanan hingga akhirnya menabrak tiang jembatan Desa Sukaraja.

Adapun identitas korban selamat yakni A (23), warga Gandus, Palembang, dan M (68), warga Semuntul, Banyuasin. Sementara itu, pengemudi speed boat berinisial I (30), warga Semuntul, hingga kini masih dalam pencarian.

Jajaran Polres Ogan Komering Ilir bergerak cepat menangani kejadian tersebut. Personel Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) bersama Basarnas dan BPBD Kabupaten OKI, dibantu masyarakat, langsung turun ke lokasi untuk melakukan pencarian korban.

Kapolres OKI, Eko Rubiyanto, menegaskan bahwa pihaknya segera merespons laporan yang diterima.

“Begitu informasi diterima, personel kami langsung turun ke lokasi bersama masyarakat serta berkoordinasi dengan Basarnas dan BPBD untuk melakukan pencarian terhadap korban yang hilang,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna transportasi air agar lebih berhati-hati, memahami jalur pelayaran, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Lebih lanjut, Kapolres mengapresiasi peran masyarakat yang telah berupaya mengingatkan pengemudi sebelum kejadian.

“Kami mengapresiasi warga yang telah memberikan peringatan. Ke depan, sinergi antara masyarakat dan aparat sangat penting untuk menjaga keselamatan bersama di jalur perairan,” tambahnya.

Hingga saat ini, proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa keselamatan dalam transportasi air harus menjadi prioritas utama, terutama dalam memahami kondisi dan jalur perairan yang dilalui. (Nov)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *