Komitmen Jaga Keamanan Masyarakat, Polres Subang Musnahkan 5.000 Botol Miras dan Ribuan Petasan

0 0
Read Time:2 Minute, 14 Second

SUBANG, RBO – Menjelang arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Subang menunjukkan komitmennya menjaga keamanan masyarakat dengan memusnahkan ribuan barang bukti hasil penindakan.

Sebanyak 5.000 botol minuman keras, 280 knalpot brong, dan 5.000 petasan dimusnahkan dalam kegiatan cipta kondisi menjelang Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Kegiatan pemusnahan berlangsung di depan Kantor Propam Polres Subang pada Rabu pagi (11/3/2026) dan dipimpin langsung oleh Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono.

Langkah tegas ini menjadi simbol keseriusan aparat dalam menjaga ketertiban serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idul Fitri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, perwakilan Lanud R. Suryadi Suryadarma, Kodim 0605/Subang, Kejaksaan Negeri Subang, DPRD Kabupaten Subang, Pengadilan Negeri Subang, serta para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan awak media.

Kapolres Subang menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan pesan kuat bahwa negara hadir melindungi masyarakat dari berbagai potensi gangguan keamanan.

“Ini bukan hanya kegiatan simbolis. Ini adalah pesan tegas bahwa negara tidak akan memberi ruang bagi siapa pun yang merusak ketertiban masyarakat. Hukum bekerja dan Polri tidak akan tinggal diam terhadap pelanggaran yang meresahkan warga,” tegas AKBP Dony.

Ia menjelaskan bahwa peredaran minuman keras ilegal sering menjadi pemicu berbagai tindak kriminal, mulai dari perkelahian, kekerasan, hingga kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa.

“Polres Subang tidak akan memberi ruang bagi peredaran miras ilegal. Siapa pun yang mencoba menjual, mengedarkan, atau memproduksi miras ilegal akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Selain miras, polisi juga menyoroti penggunaan knalpot brong yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat karena menimbulkan kebisingan dan mengganggu kenyamanan lingkungan.

“Ketertiban dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas. Kami akan terus melakukan penertiban knalpot brong agar lingkungan tetap kondusif,” katanya.

Sementara itu, menjelang Idul Fitri, Kapolres juga mengingatkan masyarakat terkait bahaya petasan yang sering dianggap permainan biasa, padahal berpotensi menimbulkan kebakaran, luka serius, bahkan kematian.

“Petasan bukan sekadar hiburan. Risikonya sangat besar. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memproduksi, menjual, ataupun menyalakan petasan,” ucapnya.

Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Subang untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurutnya, terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

“Jika kita bersama-sama menjaga ketertiban, maka Subang akan menjadi daerah yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi semua,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh unsur Forkopimda Kabupaten Subang, dilanjutkan foto bersama serta pemusnahan barang bukti secara simbolis oleh Kapolres Subang bersama para pejabat yang hadir.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif, menandakan kuatnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga ketenteraman Kabupaten Subang menjelang momen Lebaran. (A. Wahyudin/Yaya.S)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *