Bupati Sumedang Tinjau Langsung Balita Penderita Hidrosefalus di Jatimekar
Sumedang, RBO – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir turun langsung mengunjungi seorang balita penderita Hidrosefalus di Desa Jatimekar situraja, Kabupaten Sumedang.
Balita bernama Dian (4 tahun) itu selama ini menjalani perawatan intensif akibat penumpukan cairan di bagian kepala yang dialaminya sejak kecil.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi jajaran Dinas Kesehatan, Tim PKK, Camat, Kepala Desa, serta petugas Puskesmas setempat.
Kehadiran pemerintah daerah ini bertujuan memastikan penanganan medis bagi Dian tetap berlanjut serta memberikan dukungan langsung kepada keluarga.
Di hadapan orang tua Dian, Bupati menyampaikan doa dan dukungan agar sang anak segera mendapatkan kesembuhan.
Ia juga meminta keluarga tetap sabar dan kuat dalam merawat putri mereka di tengah keterbatasan ekonomi.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan moral sekaligus memastikan penanganan kesehatan Ananda Dian terus berjalan. Pemerintah tidak akan tinggal diam,” tegas Bupati.

Selain dukungan moril, Bupati juga menyerahkan bantuan untuk membantu kebutuhan operasional keluarga serta kebutuhan harian Dian.
Pemerintah daerah juga menugaskan Dinas Kesehatan, pihak rumah sakit, serta jajaran kecamatan untuk memantau perkembangan kondisi Dian secara berkelanjutan, termasuk kemungkinan tindakan medis lanjutan.
Diketahui, Dian sebelumnya telah menjalani operasi di rumah sakit untuk mengeluarkan cairan di bagian kepala. Proses pengobatan hingga saat ini masih terus berjalan dengan pendampingan tenaga kesehatan dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan.
Bupati juga menyoroti kondisi ekonomi keluarga Dian. Ayah Dian, Dadi, diketahui bekerja sebagai buruh serabutan.
Untuk membantu keberlangsungan pengobatan sang anak, pemerintah daerah berupaya mencarikan peluang pekerjaan yang lebih tetap bagi kepala keluarga tersebut.
“Keberlanjutan pengobatan tentu harus didukung kondisi ekonomi keluarga yang memadai. Karena itu kita juga berupaya membantu pekerjaan bagi ayahnya,” ujarnya.
Selama ini keluarga Dian telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan serta menerima sejumlah bantuan sosial pemerintah, seperti bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) dan bantuan kesejahteraan sosial lainnya.
Kepala Desa Jatimekar, Dudung Wahyudi, menyampaikan bahwa pemerintah desa bersama masyarakat selama ini telah berupaya membantu keluarga Dian melalui berbagai bentuk dukungan dan gotong royong.
Hal senada disampaikan perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Dikdik. Menurutnya, penanganan medis terhadap Dian telah dilakukan sejak masa kehamilan hingga setelah kelahiran, termasuk operasi pertama yang pernah dijalani.
“Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak puskesmas untuk memantau perkembangan kesehatannya. Orang tuanya juga cukup kooperatif dan rutin membawa Dian kontrol,” jelasnya.
Sementara itu, ibu Dian, Imas, mengaku telah berupaya maksimal merawat putrinya meski dengan kondisi ekonomi yang terbatas.
Ia bersyukur masih bisa tinggal di rumah orang tuanya sehingga tidak harus menanggung biaya kontrakan.
“Kami sudah berusaha semampu kami. Dengan kondisi ekonomi yang terbatas, kami hanya bisa berdoa dan terus berusaha untuk pengobatan anak kami,” tuturnya.
Di sisi lain, perangkat lingkungan setempat mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan kondisi Dian untuk kepentingan tertentu, terutama di media sosial.
Mereka menegaskan bahwa bantuan kepada keluarga tersebut selama ini telah disalurkan secara transparan melalui pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Pemerintah Kabupaten Sumedang sendiri menyatakan kasus penyakit hidrosefalus yang dialami Dian menjadi perhatian serius.
Selain memastikan pengobatan berjalan, pemerintah juga akan memperkuat langkah pencegahan melalui pelayanan kesehatan ibu dan anak di fasilitas kesehatan daerah. (Rio)
