Bupati Dony Lantik Empat Kepala Desa, Tekankan Integritas dan Gebrakan Nyata untuk Kesejahteraan Wargae

0 0
Read Time:2 Minute, 29 Second

Sumedang, RBO -Pemerintah Kabupaten Sumedang resmi melantik empat kepala desa hasil pemilihan antar waktu untuk melanjutkan sisa masa jabatan di wilayah masing-masing di Gedung Negara, Rabu (25/2/2026).

Empat Kepala Desa tersebut dilantik langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dan dihadiri Wakil Bupati Sumedang, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, para camat, serta keluarga kepala desa yang dilantik.

Pelantikan tersebut berdasarkan keputusan Bupati Sumedang Nomor 400.10/Kep-DPMD/2026 tentang pengesahan dan pengangkatan calon kepala desa terpilih menjadi kepala desa definitif

Empat kepala desa yang dilantik yakni Maman Setiawan sebagai Kepala Desa Cibugel Kecamatan Cibugel sisa masa jabatan 2020-2028, Irin Sutarna sebagai Kepala Desa Lebaksiuh Kecamatan Jatigede sisa masa jabatan hingga 2029, Dede Erik Hendraji sebagai Kepala Desa Cipelang Kecamatan Ujungjaya sisa masa jabatan 2021-2029, serta Ila Marliana sebagai Kepala Desa Cienteng Kecamatan Darmaraja sisa masa jabatan hingga 2029.

Dalam sambutannya, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal pengabdian besar kepada masyarakat.

“Jabatan ini adalah titipan rakyat dan amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada masyarakat tetapi juga kepada Allah SWT. Karena itu bekerjalah dengan hati dan penuh integritas,” tegasnya.

Menurutnya, kepala desa merupakan pemimpin yang paling dekat dengan masyarakat serta paling memahami persoalan riil di lapangan.

Ia pun meminta para kepala desa aktif hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan warga.

“Pemimpin itu harus terlihat. Harus hadir di tengah masyarakat, memahami masalah rakyat, dan menghadirkan program yang berdampak nyata,” ujarnya.

Bupati juga mendorong desa menjadi pusat inovasi pembangunan dengan membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat

“Desa adalah akar kekuatan bangsa. Kalau desanya kuat, kecamatan kuat, kabupaten kuat, hingga negara pun akan kuat,” katanya.

Dalam arahannya, Dony menitipkan sejumlah program prioritas yang harus segera dilakukan para kepala desa melalui langkah cepat atau quick wins.

Ia meminta setiap kepala desa menghadirkan gebrakan nyata sejak awal masa jabatan, bahkan dimulai dari program yang tidak membutuhkan anggaran besar.

Beberapa prioritas yang ditekankan antara lain penurunan angka kemiskinan berbasis data akurat, percepatan penanganan stunting, perbaikan rumah tidak layak huni, pengelolaan sampah desa, hingga gerakan kebersihan lingkungan secara rutin.

Ia menegaskan data kemiskinan harus benar-benar tepat sasaran dan kepala desa harus berani bersikap tegas apabila penerima bantuan sosial tidak lagi memenuhi kriteria.

“Kalau tidak memenuhi syarat, jangan ragu untuk dihapus. Jangan sampai ada yang nyaman dengan bantuan sosial tetapi tidak mau keluar dari kemiskinan,” ujarnya.

Selain itu, kepala desa juga diminta mengetahui secara detail data stunting by name by address agar intervensi bantuan gizi, sanitasi hingga layanan kesehatan benar-benar sampai kepada sasaran juga.

Bupati mengingatkan, tak hanya pembangunan fisik, pentingnya perencanaan desa jangka panjang, termasuk penyediaan fasilitas pengelolaan sampah terpadu hingga kesiapan lahan pemakaman.

Di akhir arahannya, ia mengingatkan bahwa jabatan memiliki batas waktu, namun jejak pengabdian akan dikenang sepanjang masa.

“Jabatan ada akhirnya, tetapi jejak kebaikan dan pembangunan akan dikenang masyarakat dan anak cucu kita. Jadikan masa jabatan ini sebagai ladang amal dan kebanggaan bagi generasi berikutnya,” pungkasnya. (Nbbn)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *