Alex Noerdin Wafat, Jejak Kepemimpinannya Dikenang Warga Sumsel
Palembang, RBO – Mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dua periode, Alex Noerdin, meninggal dunia dalam usia 75 tahun, Rabu (25/2/2026).
Alex Noerdin mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta, sekitar pukul 13.30 WIB.
Sebelumnya, almarhum sempat dirawat di RS Siloam Sriwijaya, Kota Palembang. Namun, karena kondisi kesehatannya terus menurun, politisi Partai Golkar itu kemudian dirujuk ke Jakarta untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.
Kabar duka tersebut dibenarkan oleh juru bicara keluarga, Okta Alfarizi.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah meninggal dunia Bapak Alex Noerdin di RS Siloam Semanggi Jakarta pada pukul 13.30 WIB,” ujar Okta dalam keterangan tertulis, Rabu (25/2/2026).
Rencananya, jenazah akan dibawa ke Palembang untuk disemayamkan di rumah duka di Jalan Merdeka, sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebun Bunga.
Tokoh Politik Sumsel
Alex Noerdin merupakan salah satu tokoh politik berpengaruh di Sumatera Selatan. Ia menjabat sebagai Gubernur Sumsel selama dua periode, yakni 2008–2013 dan 2013–2018.
Almarhum lahir pada 9 September 1950 di Gunung Meraksa, Pendopo, Kabupaten Empat Lawang. Ia merupakan anak ketiga dari tujuh bersaudara pasangan Haji Muhamad Noerdin Pandji dan Haji Siti Fatimah.
Dalam bidang pendidikan, Alex Noerdin meraih gelar sarjana dari Universitas Trisakti pada 1980. Setahun kemudian, ia melanjutkan pendidikan magister (S2) di Universitas Atma Jaya Jakarta.
Ia juga mengikuti berbagai pelatihan internasional, antara lain di United Nations Centre for Regional Development (UNCRD) Nagoya, Institute for Housing Studies Rotterdam, serta program urbanisasi di Universitas Harvard.
Karier Politik
Karier politik Alex Noerdin dimulai dari tingkat kabupaten. Ia pernah menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin (Muba) selama dua periode, yakni 2001–2006 dan 2007–2012.
Namun, di tengah masa jabatan keduanya, ia mengundurkan diri sebagai Bupati Muba pada 14 Juni 2008 untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Selatan. Ia kemudian terpilih sebagai Gubernur Sumsel periode 2008–2013.
Pada Pemilihan Gubernur Sumsel 2013, Alex Noerdin kembali maju sebagai petahana dan memenangkan kontestasi untuk periode kedua hingga 2018.
Warisan Pembangunan
Selama satu dekade kepemimpinannya, Sumatera Selatan mengalami percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan citra daerah di tingkat nasional.
Sejumlah proyek strategis dilaksanakan pada masa pemerintahannya, antara lain pembangunan kompleks olahraga Jakabaring Sport City (JSC) serta proyek Light Rail Transit (LRT) Palembang.
Berkat pembangunan tersebut, berbagai ajang olahraga berskala internasional sukses digelar di Palembang, seperti SEA Games 2011, Asian University Games (AUG) 2012, Islamic Solidarity Games (ISG) 2013, hingga Asian Games 2018.
Atas pengabdiannya kepada bangsa dan negara, Alex Noerdin menerima sejumlah tanda kehormatan, di antaranya Bintang Mahaputera Utama yang dianugerahkan pada 11 Agustus 2014, serta Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wira Karya. (Nov)
