Air Bendung Lematang Mulai Mengalir, Jangkau Lahan Pertanian Warga Pagar Alam

0 0
Read Time:1 Minute, 48 Second

PAGAR ALAM, RBO – Air dari Bendung Lematang kini kembali mengalir dan berhasil menjangkau sejumlah saluran sekunder yang mengairi lahan pertanian serta kebun sayur milik warga di Kelurahan Joko, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagar Alam.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Suryanto, Staf Bidang PJPA Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII (BBWS VIII), Selasa (20/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa aliran air telah kembali normal setelah sebelumnya dilakukan penutupan sementara untuk keperluan pembersihan dan pemeliharaan saluran.

“Pekerjaan jaringan primer dan sekunder telah kami laksanakan. Saat ini masih dalam masa pemeliharaan. Air yang bersumber dari Bendung Lematang kembali kami alirkan setelah beberapa hari ditutup sementara untuk keperluan pembersihan dan pemeliharaan saluran,” ujar Suryanto.

Menurutnya, pintu Bendung Lematang saat ini dibuka sekitar lima sentimeter dan aliran air telah menjangkau seluruh saluran sekunder, antara lain Tapus, Selebang, Joko Utama, Joko Kiri, Jojoko Kanan, hingga Salipaya.

Lebih lanjut, Suryanto menerangkan bahwa Daerah Irigasi (D.I.) Lematang merupakan irigasi semi teknis yang diusulkan oleh Pemerintah Kota Pagar Alam dan telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) di Provinsi Sumatera Selatan, dengan target luas layanan mencapai sekitar 3.000 hektare lahan sawah.

Meski demikian, BBWS VIII menegaskan bahwa pemanfaatan irigasi Lematang belum dapat berjalan secara maksimal. Hal ini dikarenakan masih diperlukan tahapan lanjutan berupa pembangunan saluran tersier serta pelaksanaan program cetak sawah.

Terkait hal tersebut, Pemerintah Kota Pagar Alam, khususnya melalui Dinas Pertanian, diharapkan dapat bersama-sama mendorong percepatan program cetak sawah dan pembangunan saluran tersier pada jaringan sekunder yang telah tersedia.

Pembangunan saluran tersier ini dinilai sangat memungkinkan untuk segera direalisasikan karena tidak memerlukan pembebasan lahan.

“Dengan tersambungnya jaringan tersier di D.I. Lematang, kami berharap masyarakat dapat mengembangkan pertanian secara lebih optimal dengan ketersediaan air yang berkelanjutan. Setelah saluran tersier selesai, D.I. Lematang diharapkan menjadi penggerak peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Suryanto.

Sementara itu, manfaat aliran air Bendung Lematang telah dirasakan langsung oleh warga sekitar. Suyadi, warga RT 02 RW 01 Kelurahan Joko, Kecamatan Dempo Tengah, mengaku sangat terbantu dengan kembali mengalirnya air irigasi tersebut.

“Kami sangat terbantu dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah serta pihak terkait. Dengan mengalirnya air irigasi Lematang ini, kami bisa mengairi dan menyiram tanaman sayur di kebun kami,” ujarnya. (Nov)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *