Dosen UNSIL Klarifikasi Dugaan ‘Beli Kursi’ PMB, Tegaskan Tak Ada Janji Kelulusan
TASIKMALAYA, RBO — Seorang dosen Universitas Siliwangi (UNSIL) menyampaikan klarifikasi resmi guna meluruskan isu yang berkembang terkait dugaan praktik “beli kursi” dalam proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).
Dosen bersangkutan menegaskan tidak pernah menjanjikan kelulusan maupun memberikan jaminan diterima kepada calon mahasiswa yang mendatangi dirinya.
Kedatangan calon mahasiswa tersebut murni untuk meminta bantuan serta informasi terkait skema perkuliahan di UNSIL.
Terkait adanya aliran dana atau bukti transfer yang beredar, dosen tersebut menjelaskan bahwa uang yang sempat diterima telah dikembalikan seluruhnya kepada calon mahasiswa.
Ia menekankan bahwa keberadaan transaksi tidak serta-merta menandakan adanya praktik jual-beli kursi, melainkan harus dilihat dari konteks awal komunikasi dan fakta pengembalian tersebut.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk melihat kronologi secara utuh dan tidak terburu-buru menyimpulkan sebelum ada hasil pemeriksaan resmi melalui mekanisme yang berlaku.
Secara garis besar, klarifikasi ini menegaskan tiga poin utama: kedatangan calon mahasiswa untuk konsultasi, tidak adanya janji kelulusan, serta uang yang telah dikembalikan sepenuhnya. (Chandra)
