Bupati Zukri Turun Langsung Tangani Karhutla di Rantau Baru, Hampir 50 Ha Lahan Gambut Terbakar

0 0
Read Time:1 Minute, 44 Second

Pelalawan, RBO – Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M. turun langsung memantau dan memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan lahan gambut Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Senin (24/8/2026).

Bupati didampingi Wakapolres Pelalawan Kompol Arief Apriadi bersama tim gabungan yang terus berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan.

Bupati Zukri mengatakan lokasi kebakaran berada sekitar 2–3 kilometer dari pusat kota Pangkalan Kerinci dengan luas lahan terbakar diperkirakan hampir 50 hektare. Pemkab Pelalawan juga tengah mengecek kesiapan water bombing sebagai upaya mempercepat pemadaman.

“Lokasi ini hanya sekitar dua sampai tiga kilometer dari ibu kota Pangkalan Kerinci. Luas yang terbakar hampir 50 hektare. Kita sedang mengecek untuk water bombing karena kita tidak boleh lengah dan harus memastikan api segera dikendalikan.” ujar Bupati Zukri.

Menurut Bupati, Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Kecamatan Kerumutan saat ini menjadi dua wilayah yang mendapat perhatian khusus dalam penanganan Karhutla, dengan total luasan terdampak sekitar 800 hektare.

Mengantisipasi dampak kabut asap, Pemkab Pelalawan mulai meliburkan sekolah di wilayah yang terdampak langsung. Pemkab juga menyiapkan pengobatan gratis bagi masyarakat terdampak ISPA serta mendistribusikan puluhan ribu masker melalui Puskesmas.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Asap sudah cukup pekat dan mulai mengganggu kesehatan, sehingga anak-anak sekolah di wilayah yang terdampak langsung mulai hari ini kita liburkan.” jelasnya.

Bupati menegaskan penanganan Karhutla dilakukan melalui operasi darat, operasi udara, serta ikhtiar bersama melalui Salat Istisqa. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena kondisi cuaca saat ini sangat ekstrem.

“Jangan melakukan pembakaran untuk membuka lahan, baik skala kecil maupun besar. Api kecil dalam kondisi cuaca seperti sekarang dapat dengan mudah membesar dan berdampak kepada banyak orang.” tegasnya.

Bupati juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak, termasuk perusahaan yang telah mengerahkan personel, alat berat, serta membantu pembuatan sekat kanal untuk membatasi penyebaran api sekaligus menjadi sumber air bagi pemadaman.

“Mari kita gotong royong menjaga negeri ini. Terima kasih kepada TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, Damkar, MPA, perusahaan, camat, kepala desa dan seluruh pihak yang terus membantu. Apa yang kita lakukan adalah ikhtiar dan ibadah agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.” tutup Bupati. (Sur)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *