Pembangunan SDN Tamansari Kota Tasikmalaya Dikerjakan Swakelola, Kepsek Pastikan Sesuai Spesifikasi

0 0
Read Time:1 Minute, 55 Second

TASIKMALAYA, RBO — Pembangunan di SDN Tamansari Kota Tasikmalaya dilaksanakan dengan sistem swakelola dan melibatkan masyarakat sekitar.

Pihak sekolah memastikan pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai spesifikasi serta mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan Kementerian Pendidikan.

Kepala SDN Tamansari, Mira, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan dan perbaikan sarana prasarana sekolah.

Menurutnya, pekerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan teknis yang berlaku sehingga proses pembangunan dapat berjalan sesuai perencanaan.

“Pembangunan ini dilakukan sesuai spesifikasi dan mengikuti peraturan dari Kementerian Pendidikan. Pelaksanaannya juga dilakukan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat sekitar,” ujar Mira, Kamis (13/08/2026).

Ia menjelaskan, keterlibatan masyarakat dalam pekerjaan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pembangunan secara swakelola.

Dengan sistem tersebut, masyarakat di lingkungan sekitar sekolah turut mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam proses pengerjaan.

Mira juga menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan di SDN Tamansari bukan pembangunan ruang kelas baru (RKB).

Pekerjaan tersebut murni merupakan kegiatan rehabilitasi terhadap bangunan dan sarana sekolah yang membutuhkan perbaikan.

“Ini murni rehab, tidak ada pekerjaan ruang kelas baru,” tegasnya.

Menurutnya, rehabilitasi dilakukan untuk memastikan kondisi bangunan sekolah tetap layak dan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar.

Perbaikan sarana dan prasarana menjadi hal penting mengingat fasilitas sekolah harus berada dalam kondisi yang aman dan nyaman bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.

Terkait pengadaan bahan bangunan, Mira menyampaikan bahwa material yang digunakan dalam pekerjaan tersebut dibeli sesuai kebutuhan dan mengacu pada spesifikasi yang telah ditentukan.

Penggunaan material, kata dia, tidak dilakukan secara sembarangan karena harus menyesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan rehabilitasi.

“Materialnya dibeli sesuai arahan dan kebutuhan pekerjaan,” jelasnya.

Pelaksanaan secara swakelola juga diharapkan dapat membuat proses pekerjaan lebih mudah dipantau oleh pihak sekolah.

Selain itu, keterlibatan masyarakat sekitar menjadi bagian dari upaya membangun rasa memiliki terhadap fasilitas pendidikan yang berada di lingkungan mereka.

Pihak sekolah berharap rehabilitasi tersebut dapat memberikan hasil yang maksimal sehingga fasilitas SDN Tamansari menjadi lebih baik dan dapat digunakan secara optimal untuk mendukung proses pembelajaran.

Mira menegaskan bahwa pihak sekolah berkomitmen melaksanakan pembangunan sesuai aturan, spesifikasi teknis, serta peruntukan anggaran yang telah ditetapkan.

Dengan demikian, hasil rehabilitasi diharapkan benar-benar memberikan manfaat bagi siswa dan seluruh warga sekolah.

Pelaksanaan pembangunan yang transparan dan sesuai ketentuan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas sarana pendidikan.

Karena itu, setiap tahapan pekerjaan diharapkan dapat berjalan sesuai rencana hingga selesai dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas lingkungan belajar di SDN Tamansari Kota Tasikmalaya. (Yoga)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *