Jalan Penghubung Bantarsari–Bojong dan Pabuaran–Ciwalat Rusak Parah, Warga Sukabumi Desak Perhatian Pemkab
SUKABUMI, RBO – Akses jalan desa yang menghubungkan Bantarsari lintas Batulayang Desa Sukajaya Kecamatan Pabuaran hingga Desa Bojong Kecamatan Kalibunder, serta ruas Pabuaran lintas Desa Ciwalat–Desa Sukajaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kini dalam kondisi memprihatinkan.
Jalan berlumpur, berlubang, dan becek seperti di foto membuat aktivitas warga lumpuh, terutama saat musim hujan.
Keluhan masif datang dari masyarakat, tokoh masyarakat, hingga pihak Perhutani Sukabumi. Ruas jalan ini bukan jalan biasa.
Dia jadi penghubung vital antar kecamatan dan akses utama warga ke lahan pertanian, sekolah, serta operasional pengamanan hutan.
Kondisi jalan seperti kubangan
Pantauan di lapangan menunjukkan badan jalan berubah jadi kubangan lumpur setinggi mata kaki. Genangan air bercampur tanah liat mengisi seluruh jalur.
Pengendara motor terlihat harus ekstra hati-hati bahkan dorong motor agar bisa melintas. Foto yang beredar memperlihatkan betapa risikonya: satu ban selip bisa langsung terjatuh.
Warga mengaku ongkos angkut hasil bumi jadi naik karena kendaraan enggan masuk. Anak sekolah juga telat karena akses terhambat.
Dari sisi Perhutani Sukabumi, kerusakan jalan menghambat patroli pengamanan hutan dan distribusi hasil hutan bukan kayu milik warga binaan.
Tokoh masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera turun tangan. Minimal ada pengerasan atau perbaikan darurat sebelum musim hujan makin parah.
“Ini bukan minta muluk-muluk. Yang kami minta jalan bisa dilewati manusia, bukan cuma motor trail,” ujar KPH yang tidak mau disebut namanya, Senin (8/6/2026).
Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas PUPR Kabupaten Sukabumi terkait jadwal perbaikan. (A.Hidayat)
