Bupati Bantaeng Serahkan Dua Paket Umroh Gratis ke Pegawai RSUD Prof. Anwar Makkatutu

0 0
Read Time:1 Minute, 24 Second

BANTAENG, RBO – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin membuka Forum Komunikasi Bersama yang digelar RSUD Prof. Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng, Selasa 12, Mei 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bantaeng menyerahkan penghargaan undian Paket Umroh kepada pegawai rumah sakit yakni Enni Suryani dan Ahrianti.

Bupati memberikan apresiasi dengan digelarnya forum konsultasi publik RSUD Prof. Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng ini.

Mengingat, Forum ini dimana rumah sakit daerah mau mendengar keluhan baik dari pasien, pegawai, dan berbagai pihak.

“Tentunya kami berharap dalam kegiatan ini adanya partisipasi yang aktif, kemudian kita cari solusi bersama, dan juga komitmen bersama. kegiatan ini bukan dibuat untuk kita ini saling menyalahkan. Tetapi bagaimana agar kita bisa menyelesaikan masalah bersama-sama sehingga tidak terjadi secara berulang”, ujar Bupati.

Bupati juga mengungkapkan RSUD Prof. Anwar Makatutu Bantaeng merupakan rumah sakit rujukan utama bagi wilayah selatan Sulsel. Sehingga salah satu kendala yang dihadapi adalah penumpukan pasien.

“Kami sementara mengusahakan agar rumah sakit ini ada penambahan gedung baru nanti, InsyaAllah. Karena ini masalah di Bantaeng yang cukup vital. Karena kita melayani lebih dari dua, bahkan tiga kabupaten terkait masalah pelayanan kesehatan. Sehingga kami butuh doa dan dukungan masyarakat agar pemerintah pusat bisa membantu kami,” ungkapnya.

Sementara Plt. Direktur RSUD Prof. Anwar Makkatutu Bantaeng, dr. Yusri Lisangan mengatakan, forum pelayanan publik ini merupakan wadah komunikasi antara penyelenggara layanan dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Jadi kami membutuhkan masukan dan kritikan yang dapat membangun sehingga kami dapat memperbaiki, terutama layanan-layanan di rumah sakit kami. Jadi, Rumah Sakit Bantaeng mempunyai visi terwujudnya Rumah Sakit Bantaeng sebagai primadona di Sulawesi Selatan, ” katanya.

“Menciptakan pelayanan kesehatan mandiri dan proaktif, menciptakan pelayanan kesehatan berorientasi kendali mutu dan kendali biaya, serta meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia, ” tambahnya. (Syarif krg sitaba)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *