19 Oknum Dishub Palembang Diperiksa, Razia Ilegal Picu Kecelakaan Beruntun

0 0
Read Time:1 Minute, 27 Second

PALEMBANG, RBO — Sebanyak 19 oknum anggota Dinas Perhubungan Kota Palembang diperiksa setelah diduga melakukan razia ilegal yang memicu kecelakaan beruntun di sekitar Terminal Karya Jaya, Jumat (1/5/2026).

Kepala Inspektorat Kota Palembang, Jamiah Haryanti, menyatakan bahwa tim gabungan masih melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) guna mengungkap peran masing-masing petugas.

“Dari hasil BAP sementara, ada yang mengakui keterlibatan dalam razia ilegal tersebut, namun ada juga yang membantah. Proses pemeriksaan akan dituntaskan hari ini, sehingga besok dapat dilakukan rapat penjatuhan sanksi yang dipimpin Sekda dan dilaporkan kepada wali kota sebagai pembina,” ujarnya.

Ia menegaskan, sanksi yang dijatuhkan masih menunggu keputusan majelis. Jika terbukti bersalah, para oknum dapat dikenakan hukuman mulai dari pembinaan, surat peringatan, hingga pemecatan.

Seluruh oknum yang diperiksa diketahui berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), baik penuh waktu maupun paruh waktu. Penjatuhan sanksi akan disesuaikan dengan tingkat kesalahan masing-masing.

“Kalau pelanggarannya berat bisa sampai pemecatan. Namun keputusan final belum bisa disampaikan sekarang karena masih menunggu hasil lengkap pemeriksaan,” jelasnya.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Hermanto, mengungkapkan kecelakaan melibatkan empat kendaraan, yakni dua truk roda enam, satu truk roda sepuluh, dan satu mobil pikap.

Insiden bermula saat petugas Dishub menghentikan sebuah mobil pikap secara mendadak. Sopir yang terkejut melakukan pengereman tiba-tiba, sehingga kendaraan di belakangnya tidak sempat mengantisipasi dan terjadi tabrakan beruntun.

“Menurut keterangan salah satu sopir truk, mobil pikap dihentikan secara tiba-tiba oleh petugas Dishub sehingga kendaraan di belakangnya tidak sempat mengantisipasi dan terjadi tabrakan,” kata Hermanto.

Akibat kejadian tersebut, tidak ada korban luka. Namun, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan.

Saat olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi hanya menemukan dua sopir truk di lokasi, sementara petugas Dishub sudah tidak berada di tempat.

“Petugas Dishub belum sempat dimintai keterangan karena sudah meninggalkan lokasi,” pungkasnya. (Nov)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *