Menteri LH Serahkan Bantuan Karhutla Rp1,5 Miliar untuk OKI

0 0
Read Time:1 Minute, 55 Second

JAKARTA, RBO — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menerima bantuan sarana dan prasarana pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) senilai Rp1,5 miliar guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran pada 2026.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Wakil Bupati OKI, Supriyanto, dalam agenda penandatanganan berita acara serah terima di Ruang Informasi Direktorat Pengendalian Kebakaran Lahan, Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026).

Total bantuan yang diterima Pemerintah Kabupaten OKI mencapai Rp1.559.986.000. Bantuan itu terdiri dari 23 unit backpack pump, 18 unit floating fire pump, 24 unit nozzle kuningan, 18 unit Y connector, 90 unit selang pemadam, 124 unit flapper, serta 124 unit fire rake.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, potensi kekeringan pada 2026 diperkirakan datang lebih awal dan berlangsung lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah.

“Pada tahun ini kita menghadapi potensi kekeringan yang lebih awal dan lebih panjang. Artinya, ancaman kebakaran hutan dan lahan akan jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya dan ini harus kita antisipasi bersama,” ujar Hanif.

Ia menegaskan, pengendalian karhutla tidak dapat dilakukan pemerintah pusat sendirian. Menurutnya, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, BMKG, BNPB, aparat keamanan, hingga masyarakat untuk menekan potensi kebakaran.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, BMKG, BNPB, hingga partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan pengendalian karhutla,” katanya.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, luas kebakaran hutan dan lahan pada Januari hingga Februari 2026 mencapai 32.637,43 hektare. Sementara pada Maret 2026 diperkirakan bertambah sekitar 10.175,48 hektare, dengan wilayah terdampak terbesar berada di Provinsi Riau dan Kalimantan Barat.

Wakil Bupati OKI Supriyanto menyatakan bantuan tersebut sangat penting untuk mendukung kesiapsiagaan daerah, terutama dalam mempercepat respons awal ketika terjadi kebakaran lahan.

“Bantuan ini sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan kami, terutama dalam mempercepat respons awal saat terjadi kebakaran lahan,” ujar Supriyanto.

Ia menambahkan, seluruh peralatan yang diterima akan segera didistribusikan ke wilayah-wilayah rawan karhutla di Kabupaten OKI.

“Kami akan memastikan sarana ini digunakan secara optimal oleh petugas di lapangan, sekaligus memperkuat upaya pencegahan agar kejadian karhutla dapat ditekan semaksimal mungkin,” katanya.

Pemerintah Kabupaten OKI juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi cuaca yang semakin kering dan rawan memicu kebakaran hutan maupun lahan. (Nov)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *