Bupati Simalungun Pimpin HLM TPID dan TP2DD Tahun 2026
Simalungun, RBO – Bupati Simalungun Pimpin HLM TPID dan TP2DD Tahun 2026 Guna memastikan Masyarakat maupun Pengunjung Aman Nyaman dalam Menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Dr. H. Anton Achmad Saragih selaku Bupati kabupaten Simalungun memimpin langsung kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) kabupaten Simalungun yang berlangsung di kantor Bank Indonesia Pematang Siantar. Senin 16-02-2026.
Bupati didampingi oleh unsur Forkopimda, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Ahmadi Rahman, Deputi Perwakilan Bank Sumut serta Kacab Bulog Pematang Siantar, Berdian Damanik.
Kegiatan HLM TPID dan TP2DD diikuti oleh berbagai instansi terkait pemerintah, al. Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perhubungan,BPS, PT.PLN, serta PT. Pertamina.
Acara ini juga diintegrasikan dengan launching Gebyar QRIS 2026, yang bertujuan untuk mendorong inklusi keuangan digital, memperluas akses layanan pembayaran, meningkatkan literasi keuangan, serta memberikan perlindungan konsumen.
Kadis pengelola keuangan dan pendapatan daerah sekaligus Tim teknis TP2DD, Simson Sauttua P. Tambunan menjelaskan bahwa Gebyar QRIS merupakan salah satu inovasi TP2DD dalam menggalakkan digitalisasi yang sejalan dengan peningkatan pendapatan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yang diharapkan memberikan dampak positif bagi usaha pariwisata di kabupaten Simalungun.
Bupati dalam sambutannya mengatakan, merujuk pada Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden poin kedua tentang mendorong kemandirian bangsa melalui sektor pangan,energi,air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru.
Bupati melanjutkan sambutannya, inflasi adalah indikator penentu keberhasilan pembangunan ekonomi Indonesia. Terutama pada hari besar keagamaan nasional (HBKN) seperti Idul Fitri 1447 H/2026 M, perlu dirancang pola dan aksi untuk menjaga ketersediaan pasokan stabilitas harga, kelancaran distribusi, serta kesiapsiagaan menangani bencana.
Dan menekankan bahwa selama perayaan Idul Fitri, masyarakat dan pengunjung di kabupaten Simalungun harus merasa aman dan nyaman,baik mereka yang singgah untuk silaturahmi maupun menikmati wisata, mengingat daerah ini memiliki banyak objek wisata unggulan yang diminati waktu hari libur.
Bupati juga mengungkapkan harapannya kepada seluruh Tim dan instansi vertikal mengambil langkah yang strategis, responsif dan tepat sasaran dalam menyikapi inflasi serta permasalahan yang muncul di bulan Ramadhan juga Idul Fitri tahun ini.
Terhadap PDAM Tirta Lihou, Bupati menegaskan agar tetap siaga juga memastikan tidak ada keluhan terkait ketersediaan air selama perayaan hari raya Idul dul Fitri.
Kepala perwakilan Bank Indonesia, Ahmadi Rahman dalam sambutannya menyampaikan kesiapan pihaknya untuk mendukung penguatan ketahanan pangan, pengembangan UMKM, digitalisasi ekonomi, peningkatan literasi keuangan serta penguatan sektor ekonomi produktif melalui kolaborasi daerah dengan Bank Indonesia. Juga memaparkan perkembangan kondisi ekonomi dan strategi pengendalian Inflasi daerah.
Perwakilan PT Pertamina,Rifki, mengatakan bahwa stok BBM dalam menghadapi Idul Fitri tetap aman dan terkendali walaupun sebelumnya terjadi kekhwatiran masyarakat yang menyebabkan antrian panjang di SPBU.
Acara ditutup dengan pemotongan pita oleh Bupati Simalungun sebagai tanda dimulainya Gebyar QRIS 2026 di kabupaten Simalungun. (Hasian)
