Meneguhkan Keimanan dan Ketaqwaan dan Memperkuat Kepedulian Lingkungan
Sukabumi, RBO – Dalam rangka mengisi Program Kerja Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026, PKBM Sinar Samudra yang berlokasi di Jayanti, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, kembali menegaskan komitmennya dalam pembinaan karakter dan spiritual warga belajar melalui kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H.
Tahun ini, kegiatan tersebut mengangkat tema Pesantren Ekologi Ramadhan 2026, sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat terkait penguatan nilai keagamaan berbasis kepedulian lingkungan.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menanamkan kesadaran bahwa ajaran Islam tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah SWT (Hablum Minallah) dan hubungan antar sesama manusia (Hablum Minannas), tetapi juga menekankan tanggung jawab manusia terhadap alam (Hablum Minal Alam). Ketiga aspek tersebut menjadi pilar penting dalam membangun keseimbangan hidup dunia dan akhirat.
Pembukaan dan Penguatan Nilai Keseimbangan
Pesantren Ekologi Ramadhan 2026 dibuka secara resmi oleh Kepala PKBM Sinar Samudra, Bapak Yusep Zaelani, SE. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan iman antara kehidupan duniawi dan ukhrawi.
Menurutnya, pendidikan di PKBM tidak semata-mata mengejar capaian akademik, melainkan juga membentuk karakter religius, sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Beliau menekankan bahwa harmonisasi antara Hablum Minallah, Hablum Minannas, dan Hablum Minal Alam harus tercermin dalam perilaku sehari-hari.
Seorang muslim sejati, lanjutnya, bukan hanya tekun beribadah, tetapi juga peka terhadap kondisi sosial serta aktif menjaga kelestarian lingkungan sebagai amanah Ilahi.
Rangkaian Kegiatan: Spiritualitas yang Terarah
Kegiatan diawali dengan Sholat Duha berjamaah, sebagai ungkapan syukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan menimba ilmu di bulan suci Ramadhan. Ibadah sunnah ini juga melatih kedisiplinan serta kekhusyukan peserta dalam beribadah.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Tawasul yang dipimpin oleh Ustadz Ade Surya, S.Pd. Melalui rangkaian doa, peserta memohon keberkahan serta menyampaikan doa bagi para ulama dan orang-orang saleh. Suasana khidmat terasa kental, menciptakan nuansa spiritual yang mendalam.
Agenda berikutnya adalah Tadarus Al-Qur’an yang dipandu oleh Ibu Siti Nuraeni, S.Pd. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci sebagai pedoman hidup. Antusiasme warga belajar Paket B dan C terlihat jelas dalam setiap lantunan ayat yang dibacakan.
Ceramah: Islam dan Tanggung Jawab Terhadap Alam
Sebagai puncak kegiatan, ceramah disampaikan oleh Ustadz Ade Surya, S.Pd.
Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa Islam sangat menjunjung tinggi prinsip pelestarian lingkungan. Manusia sebagai khalifah di bumi memiliki kewajiban untuk merawat, bukan merusak alam.
Beliau mengaitkan tema Pesantren Ekologi Ramadhan 2026 dengan realitas lingkungan saat ini yang menghadapi ancaman serius, seperti pencemaran, deforestasi, dan krisis iklim.
Ustadz Ade mengajak peserta untuk memulai langkah kecil, seperti menjaga kebersihan, mengurangi sampah plastik, menanam pohon, serta menggunakan sumber daya secara bijaksana sebagai bentuk ibadah nyata.
Kebersamaan Warga Belajar dan Tutor
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga belajar Paket B dan C, serta para tutor PKBM Sinar Samudra. Kebersamaan yang terjalin menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat, memperkuat ikatan sosial di lingkungan belajar. Pesantren ini menjadi sarana pembinaan spiritual sekaligus ruang mempererat solidaritas.
Partisipasi aktif seluruh peserta menunjukkan tingginya semangat belajar dan beribadah, meskipun berada dalam suasana berpuasa. Hal ini menegaskan bahwa pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan nilai moral masyarakat.
Melalui Pesantren Ekologi Ramadhan 2026, PKBM Sinar Samudra berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan peduli terhadap lingkungan. Perpaduan antara iman, ilmu, dan amal menjadi bekal utama menghadapi tantangan zaman.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mengintegrasikan nilai-nilai ekologi dalam pendidikan keagamaan.
Dengan pelaksanaan yang konsisten setiap tahun, PKBM Sinar Samudra terus memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan yang religius, adaptif, dan berwawasan ke depan.
Akhir kata, Pesantren Ekologi Ramadhan 2026 bukan sekadar agenda rutin, melainkan sarana pembinaan yang menyeluruh. Rangkaian kegiatan dari Sholat Duha, Tawasul, Tadarus, hingga ceramah membentuk satu kesatuan yang memperkuat hubungan manusia dengan Allah, sesama, dan alam.
Semoga nilai-nilai luhur yang ditanamkan dapat terus tumbuh dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, membawa keberkahan bagi keluarga besar PKBM Sinar Samudra dan masyarakat sekitar.@yz_Mart_2026 (Amud)
