Petani di Bengo Diduga Dibodohi Gapoktan Bandrol Harga 3 Juta Bantuan Listrik Kilometer PLN

0 0
Read Time:59 Second

Bone, RBO – Sejumlah petani di Desa Selli,Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mempertanyakan Kilowatt-hour Meter (KWH) milik Perusahaan Listrik Negara (PT. PLN) yang dikucurkan kepada petani.

Bagaimana tidak, para petani ini mendapatkan Kilowatt-hour Meter (KWH) melalui kelompok tani Lapecca Desa Selli, Kecamatan Bengo dengan harga senilai 3 juta rupiah per kepala.

“Di kilometer pak ada tulisan tidak diperjualbelikan, disitu kami curiga jika ini bantuan ini gratis untuk petani, tapi kenyataannya kita tetap bayar tiga juta rupiah pak. Kami bayar melalui Ketua gapoktan Lapecca , “terang Bambang sapaanya.

Selain Bambang, hal serupa juga dialami petani Desa Selli, Kecamatan Bengo berinisial BG, pria paruh baya berperawakan kulit hitam ini juga menceritakan saat sebelum proses Kilowatt-hour Meter (KWH) dipasang oleh petugas PLN di jalan ruas poros coppobulu Kampung Baru kemarin.

“Saya hanya setor KTP dan Kartun keluarga kepada Ketua gapoktan tidak lama kemudian PLN masuk pasang kabel dan meteran listrik, tapi pembayarannya melalui Ketua gapoktan pak khusus kilometernya,” terangnya.

Kecurigaan masyarakat semakin menguak pasca pengisian voucher token listrik, nama yang tertera di Kilowatt-hour Meter (KWH) produk PT PLN Persero tersebut merupakan nama Kelompok tani Lapecca Libureng, Desa Selli, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone. (Syarif krg Sitaba)

About Post Author

redi setiawan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *