Kadisdik OKI Buka Langsung Pertemuan MKKS, Kabid GTK Tekankan Keterbukaan Kepala Sekolah terhadap Media
KAYUAGUNG, RBO — Pertemuan rutin Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang diselenggarakan oleh MKKS Kecamatan Tulung Selapan dan dipusatkan di SMP Negeri 1 Kayuagung, Rabu (28/01/2026), dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, Muhammad Refly, S.Sos., M.M.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur terkait di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, antara lain Yushimura, SE (Analis Perencanaan Bidang SP), Mahmud, S.Sos (Analis Kebijakan Bidang PAUD), Herianto, S.Pd., M.Si (Kabid GTK Disdik OKI), Drs. H. Marli’an, M.M (Tenaga Ahli Disdik OKI), Drs. H. Mulpo, M.Pd, H. Saleh Rusbandi, S.Pd., M.Si, serta H. Zainal, S.Ag selaku Ketua PGRI Kabupaten OKI.
Dalam sambutannya, Muhammad Refly menegaskan pentingnya penguatan koordinasi antar kepala sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten OKI. Ia juga mendorong seluruh satuan pendidikan agar aktif mendukung program-program pendidikan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, Herianto, S.Pd., M.Si, dalam kata sambutannya menekankan pentingnya keterbukaan kepala sekolah terhadap media massa.
Ia meminta para kepala sekolah tidak lagi menghindari wartawan, karena media merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi positif kepada masyarakat.
Menurut Herianto, selama ini pihaknya menerima banyak laporan bahwa sejumlah kepala sekolah sulit ditemui wartawan dan cenderung menghindar saat dimintai keterangan.
Padahal, sikap tersebut dinilai tidak tepat dan justru dapat menimbulkan kesan negatif di tengah masyarakat.
“Jangan takut kepada wartawan atau rekan media. Wartawan adalah mitra kita dalam menyampaikan informasi.
Kalau sekolah punya kegiatan baik, prestasi, atau inovasi, sampaikan kepada media agar dikenal masyarakat,” tegas Herianto.
Ia menambahkan, kepala sekolah seharusnya bersikap terbuka dan komunikatif selama informasi yang disampaikan bertujuan untuk kebaikan dan kemajuan sekolah. Menghindar dari media, lanjutnya, bukanlah sikap yang dibenarkan.
“Hadapi media dengan baik. Apa yang bisa dibantu, apa yang bisa dipublikasikan untuk kebaikan sekolah, silakan disampaikan. Ini bagian dari transparansi dan akuntabilitas publik,” ujarnya.
Herianto berharap, melalui sinergi yang baik antara sekolah dan media, berbagai program pendidikan, prestasi siswa, serta kemajuan sekolah di Kabupaten OKI dapat tersampaikan secara luas dan objektif kepada masyarakat.
Pertemuan rutin MKKS tersebut juga menjadi ajang silaturahmi serta penguatan koordinasi antar kepala sekolah dalam rangka meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Kabupaten OKI. (Nov)
