Revitalisasi SMK Negeri 1 Buahdua Kab.Sumedang Perkuat Sarana Pendidikan.
SUMEDANG, RBO — Pemerintah Pusat,Provinsi baik Kabupaten/Kota terus memperkuat pendidikan vokasi melalui Program Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Pada Tahun Anggaran 2025, program ini SMKN 1 Buahdua, Kabupaten Sumedang mendapat kucuran dari APBN sebesar Rp1.616.148.000 untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
Iwan Bagian Sarana Prasarana didampingi kepsek Sutisna disela-sela kesibukannya di Reformasi Bangsa.Online menyampaikan, pelaksanaan revitalisasi dilakukan oleh Tim Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) melalui mekanisme swakelola,hal ini memberikan kepercayaan kepada sekolah untuk mengelola langsung kegiatan pembangunan, sekaligus memastikan penggunaan anggaran berjalan efektif, transparan, dan akuntabel,Kamis (15/01/2026).
Iwan, S.Pd, lebih lanjut menyampaikan bahwa revitalisasi ini memiliki arti penting bagi peningkatan kualitas pembelajaran kejuruan, fasilitas yang memadai menjadi faktor utama dalam mendukung kegiatan praktik siswa serta kenyamanan tenaga pendidik.
“Revitalisasi ini tidak hanya membangun fisik, tetapi juga mendukung proses pembelajaran praktik agar berjalan lebih optimal,” ungkapnya.
Iwan menambahkan, seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai standar bangunan dan ketentuan teknis yang berlaku. Perencanaan pembangunan disusun melalui Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan desain teknis untuk memastikan hasil pembangunan aman, fungsional, dan sesuai kebutuhan sekolah.
Pihak sekolah juga berkomitmen menjaga mutu pekerjaan di setiap tahap pelaksanaan, mulai dari pemilihan material hingga pengendalian waktu pekerjaan.
Melalui revitalisasi ini, SMKN 1 Buahdua diharapkan memiliki lingkungan belajar yang lebih nyaman dan mendukung kebutuhan dunia kerja. Penataan ruang kelas, area praktik, dan fasilitas pendukung lainnya diarahkan untuk menunjang pembelajaran yang efektif.
Sebagai kegiatan yang didanai APBN, pelaksanaan revitalisasi dilakukan secara terbuka dan dapat dipantau masyarakat. Papan proyek dan dokumentasi pekerjaan disiapkan sebagai bentuk transparansi.
Program revitalisasi SMK ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan vokasi dan memperkuat daya saing lulusan SMKN 1 Buahdua di masa mendatang.
Pada saat pembangunan banyak para tamu yang datang baik dari LSM,Media Cetak dan Online ,kita terbuka tidak ada yang ditutup-tutupin,dan anggaran tersebut sesuai peruntukannya sebagaimana proposal yang kita ajukan sebelumya” ungkapnya.
Revitalisasi Pembangunan SMK mendapat dukungan dari masyarakat sekitar,terbukti dimana setiap tahun penerimaan siswa baru terus meningkat,saat ini siswa/i berjumlah 1000 orang lebih dan tenaga pendidik 60 orang,peminatnya bukan hanya masyarakat sekitar dari kabupaten tetangga pun seperti Indramayu ada siswa kita ungkapnya. (Nbbn)
