Dalam Rangka HGN, Ribuan Guru di Sumedang Antusias Ikuti Gerak Jalan Santai

SUMEDANG, RBO – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2022 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), pengurus PGRI Kabupaten Sumedang menggelar acara gerak jalan Santai.

Ribuan guru yang berasal dari 26 kecamatan se- Kabupaten Sumedang antusias mengikuti kegiatan tersebut yang dipusatkan di Alun-alun Sumedang,( Sabtu, 27 November 2022. )

Pelepasan peserta gerak jalan ditandai dengan pengibasan bendera start oleh Wakil Bupati Erwan Setiawan.

Sebelumnya Wabup juga berkesempatan mengendarai mobil gokart  hasil rakitan siswa SMK Pemuda  Sumedang.

Ketua PGRI Kabupaten Sumedang Pepen Supendi menyampaikan,  kegiatan tersebut adalah bagian dari rangkaian peringati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

“Acara ini merupakan agenda rutin anggota PGRI yang diperingati setiap tahun. Adapun tema peringatan HUT PGRI kali ini  yaitu “Bangkit Pulihkan pendidikan, Indonesia Kuat, Indonesia Maju,” ujarnya.

Selain gerak jalan santai, kata Pepen, peringatan  HGN dan HUT PGRI diisi  dengan berbagai acara seperti Expo SMK dan  Upacara Hari Guru Nasional dan HUT PGRI tanggal 1 Desember 2022.

“Kemudian  2 Desember 2022 mendatang kami berangkat ke NCC Semarang untuk memperingati Hari Guru Nasional dan PGRI ke 77 tingkat nasional,” katanya

Pepen menyebutkan, selain sebagai wahana silaturahmi, kegiata tersebut diharapkan dapat memperkokoh solidaritas dan kesetiakawanan para anggota serta dapat meningkatkan kepercayaan warga masyarakat terhadap PGRI sebagai organisasi profesi guru Indonesia.

“Mudah-mudahan kedepan kegiatan ini busa lebih meriah lagi. Tahun depan kita laksanakan bersamaan dengan diadakannya Forum Guru (Fogur),” jelasnya.

Sementara itu, Wabup Erwan  Setiawan mengharapkan, momentum peringatan HGN dan HUT PGRI menjadi penyemangat bagi para guru untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sumedang.

“Saya sangat-sangat hormat dan mencintai para guru. Jangan pernah lupakan jasa guru. Tidak ada istilah bekas guru, sampai kapanpun guru adalah guru yang telah mendidik kami,” ujarnya.

Lebih lanjut Wabup Erwan berpesan kepada para guru agar selalu mengedepankan pendidikan moral dan akhlak kepada murid muridnya yang sangat  penting dalam membentuk karakter siswa di samping akademik.

“Yang utama itu moral. Pendidikan Agama, etika, PPKn sekarang mulai terkikis oleh kemajuan teknologi. Oleh karena itu, Bapak Ibu sebagai guru kedepankan pendidikan agama dan moral,” pungkasnya. (Riks)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *